Home / Politik / Data Pengungsi Sinabung di Pilgub Sumut Masih Dipersoalkan

Data Pengungsi Sinabung di Pilgub Sumut Masih Dipersoalkan

Rapat Kordinasi Data Pemilih di Kantor KPU Sumut Jalan Printis Kemerdekaan Medan, Senin 2/4, salah satunya membahas  persoalan data pengungsi Sinabung.(foto:lintasmedan/irma)

Medan, 2/4 (LintasMedan) – Keberadaan warga pengungsi Sinabung yang tersebar di beberapa tempat relokasi masih menjadi persoalan saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sumut 2018. Lokasi tempat tinggal mereka berpotensi mengganggu akurasi data pemilih.

“Proses pemilihan di daerah bencana di Tanah Karo ini masih  menjadi masalah, soalnya para pengungsi sudah berpindah ke beberapa tempat relokasi,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karo, Benyamin Pinem, usai mengikuti Rapat Kordinasi Data Pemilih di Kantor KPU Sumut Jalan Printis Kemerdekaan Medan, Senin.

Sejauh ini, dia mengaku yakin para pengungsi Sinabung masih tetap antusias menggunakan hak pilih mereka di Pilkada tersebut.

“Pesta demokrasi itu merupakan hiburan juga bagi warga pengungsi. Saya yakin mereka tetap antusias,” kata Pinem.

Hanya yang harus menjadi kajian saat ini, para pengungsi tersebut telah berada di beberapa tempat relokasi, meskipun potensi mereka kembali kedesa yang terkena bencana Sinabung itu masih ada.

Saat pemilihan nanti Pinem berharap warga pengungsi harus tetap bisa menyalurkan hak pilihnya. KPU mesti mengantisipasi, tentunya dengan mendirikan tempat pemilihan suara (TPS) di lokasi pengungsian. Atau bisa saja melakukan penambahan TPS di beberapa kecamatan yang banyak dihuni pengungsi.

Saat ini, kata Pinem ada sejumlah 640 TPS di Tanah Karo , namun dari hasil kajian perlu penambahan sekira 11 TPS lagi.

Komisioner KPU Sumut Divisi Data dan Perencanaan, Nazir Salim Manik, menanggapi hal itu menyatakan pihaknya segera berkonsultasi dengan KPU Pusat.

“Kami juga tidak mau mengambil kebijakan sendiri dalam persoalan ini,” ucapnya.(LMC-02)

 

 

 

 

 

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top