Home / Medan / Kelompok Wartawan Pemko Medan Masih Terbelah “Tiga”

Kelompok Wartawan Pemko Medan Masih Terbelah “Tiga”

Sejumlah wartawan unit Pemko Medan menggelar rapat akbar di Balai Kota Medan, Kamis (12/4). Salah satu agenda rapat itu menyatukan kembali sekitar 100 wartawan yang selama ini terpecah dalam tiga kelompok. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 16/4 (LintasMedan) – Tiga kelompok wartawan unit Pemko Medan gagal membuat kesepakatan untuk berafiliasi berada dalam satu wadah, karena Muhammad Edison Ginting yang dalam rapat akbar pada pekan lalu disepakati untuk melanjutkan tugas sebagai koordinator, ternyata belum merealisasikan sejumlah fakta integritas yang disepakati.

“Kami belum bersatu, karena panitia rapat dan Edison Ginting selaku koordinator hingga hari ini (Senin, 16/4) belum menandatangani fakta integritas,” kata Bernard Situmorang, dari kelompok wartawan yang bernaung di bawah Solidaritas Wartawan (Sowan), di Medan, Senin.

Padahal, lanjutnya, Edison Ginting dari surat kabar harian Waspada bersama pimpinan panitia dan peserta rapat sudah menyatakan sepakat bernaung dalam satu wadah.

Bernard didampingi Adi Wasgo selaku rekannya sesama jurnalis senior, mengaku heran dengan sikap Edison dan panitia rapat yang terkesan tidak konsisten terhadap hasil keputusan rapat yang dihadiri 100 orang lebih insan pers tersebut.

Seharusnya, menurut dia, Edison Ginting bersikap transparan ke seluruh wartawan unit Pemko Medan yang mempercayakan kembali tugas kepadanya selaku koordinator.

Namun, Bernard menilai, amanah yang disepakati dalam forum rapat wartawan itu belum dijalankan oleh Edison Ginting.

Bahkan, janji Edison Ginting untuk memasukkan sejumlah nama baru dalam kepengurusan kelompok wartawan unit Pemko Medan, juga belum dilaksanakan hingga batas waktu yang ditentukan.

Penyusunan komposisi pengurus baru harus didiskusikan dengan melibatkan lima orang inisiator, sebagaimana diputuskan dalam rapat akbar.

Selain itu, Bernard mempertanyakan kenapa fakta integritas yang semula telah diagendakan untuk ditandatangani oleh seluruh peserta rapat, tetapi batal dilaksanakan tanpa alasan yang jelas.

Padahal, menurut dia, keberadaan fakta integritas tersebut sangat diperlukan sebagai pedoman dalam “merawat” silaturrahmi dan kekompakan para wartawan yang melaksanakan tugas jurnalistik di lingkup Pemko Medan.

“Kami tidak mengerti ada apa di balik ini semua, sehingga Edison Ginting terkesan bersikukuh masih mempertahankan rekan-rekannya yang selama ini duduk di dalam kepengurusan sebelumnya,” ujar dia.

Sementara, Kabag Humas Sekda Kota Medan Muhammad Ridho Nasution saat menghadiri pembukaan rapat akbar para wartawan itu, pada Kamis (12/4), sempat menyampaikan apresiasi atas inisiatif lima wartawan senior yaang berkeinginan menyatukan kembali tiga kelompok wartawan yang bertugas di lingkungan Pemko Medan.

“Saya berharap rapat akbar ini menjadi momentum bagi seluruh wartawan yang bertugas di lingkungan Pemko Medan untuk bersatu,” ujar Ridho. (LMC-02)

 

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top