Home / Pendidikan / Mahasiswa Tata Boga Unimed Gelar “Magical Culinary Of Indonesia” 2018

Mahasiswa Tata Boga Unimed Gelar “Magical Culinary Of Indonesia” 2018

Ilustrasi

Medan, 10/4 (LintasMedan) – Mahasiswa Program Pendidikan Tata Boga Angkatan Tahun 2015 Universitas Negeri Medan (Unimed) akan mengadakan festival makanan Indonesia yang bertemakan “Magical Culinary Of Indonesia” dan workshop ‘Kreasi Masakan Nusantara’ pada tanggal 12 April dan 26 April 2018 di Kampus Unimed.

Ketua Panitia Pelaksana, Sandy Ramanda Putra, Senin, mengatakan kegiatan ini terdiri dari dua jenis, yakni workshop dengan tema “Kreasi Masakan Nusantara”, Kamis (12/4) di Ruang Sidang Lantai 4 Digital Library Unimed.

Tampil sebagai narasumber dalam kegiatan workshop ini adalah Chef Khairul Adnan (Kitchen Chef/Executive Chef at Santika Dyandra Hotel & Convention, Medan, serta Chef Hendry Hutabarat (Pastry Chef), dengan acara penyampaian materi oleh narasumber, food photography dan kuis tentang materi dari nara.

Kemudian, kata Sandy pada 26 April akan digelar Pameran Pendidikan Tata Boga Tahun 2018 dengan tema “Magical Culinary Of Indonesia” di Fakultas Teknik Unimed.

Dalam kegiatan pameran ini juga akan diisi dengan acara seperti food stylish competition, fruit and vegetable carving competition, cooking competition, band competition dan selfie challenge.

Sandy menjelaskan, kegiatan ini antara lain bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan jiwa entrepreneur mahasiswa di bidang kuliner, meningkatkan hubungan kerjasama antara dunia industri dengan Prodi Pendidikan Tata Boga Unimed dalam bidang usaha boga.

Kemudian untuk mengenalkan beraneka ragam makanan khas Indonesia yang telah dimodifikasi bentuk dan penampilannya, tetapi tidak menghilangkan cita rasa aslinya.

“Juga untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa makanan khas Indonesia bisa bersaing di era globalisasi dan disukai sampai tahap internasional melalui pameran ini,” katanya.

Festival ini merupakan agenda tahunan dari mahasiswa jurusan PKK Prodi Tata Boga mata kuliah Pameran, yang resmi dibawah bimbingan dan pengawasan dari pihak dekanat.

“Pada tujuan akhirnya kuliner dan budaya khas Indonesia tidak hilang dan akan terus berkembang serta dapat bersaing di tingkat internasional. Dan yang paling terpenting melalui pameran ini dapat menumbuhkembangkan rasa cinta kita terhadap budaya khasIndonesia,” pungkasnya. (LMC/rel)

 

 

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top