Home / Medan / PD Pasar Dinilai Terlalu Bangga Hasilkan Rp 1,4 Miliar

PD Pasar Dinilai Terlalu Bangga Hasilkan Rp 1,4 Miliar

Gedung DPRD Medan (Foto:Lintasmedan/ist)

Medan, 23/4 (LintasMedan) – Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan yang mengelola 54 pasar hanya mampu menghasilkan pendapatan atau deviden sebesar Rp1,4 miliar di tahun 2017.

Anggota Panitia Khusus (Pansus) LKPj 2017, Mulia Asri Rambe mengaku heran pendapatan sebesar Rp1,4 miliar begitu dibangga-banggakan oleh Direksi PD Pasar.

Politisi Golkar itu lantas merinci pendapatan kotor yang dihasilkan oleh Pasar Petisah. Menurutnya, di Pasar Petisah ada sekitar 2 ribu pedagang.

“Kutipan di Pasar Petisah itu Rp4.000/hari. Kalau ada 2.000 pedagang berarti perhari Rp8 juta, sebulan Rp240 juta. Setahun Rp2,8 Miliar. Itu baru satu pasar. itupun jumlah pedagang yang kita hitung minimal, bagaimana dengan pasar lain,” kata pria yang akrab disapa Bayek saat rapat pembahasan LKPj 2017 di ruang Banggar DPRD Medan, Senin (23/4/2018).

Dia mengatakan bilang dengan mengelola 54 Pasar seharusnya perusahaan BUMD itu bisa menghasilkan pendapatan lebih besar.

“Banyak pasar lainnya, seperti pusat pasar, pasar induk. Jadi apa yang bisa dibanggakan kalau hanya bisa mendapatkan keuntungan Rp1,4 miliar,” katanya.

Anggota Pansus LKPj 2017, Zulkarnain Yusuf memprediksi jumlah aset dari seluruh pasar di Kota Medan mencapai Rp1 triliun lebih.

“Kalau total aset Rp 1 triliun, hanya bisa menghasilkan Rp1,4 miliar, untuk apa, tidak bisa dibanggakan,” ucapnya.

Dirut PD Pasar Kota Medan, Rusdi Sinuraya saat pemaparan menyebutkan, sejak awal dirinya menjabat kondisi PD Pasar mengkhawatirkan dan selalu merugi.

“Bahkan beberapa tahun terakhir kondisinya selalu merugi. Tapi, begitu berganti direksi, deviden yang dihasilkan di 2017 mencapai Rp1,4 miliar,” ujarnya. (LMC-03)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top