Home / Luar Negeri / London Kota Paling Nyaman bagi Mahasiswa

London Kota Paling Nyaman bagi Mahasiswa

Iluistrasi – Kampus Imperial College di London, Inggris. (Foto: LintasMedan/ist)

London, 11/5 (LintasMedan) – London, ibu kota Inggris tahun 2018, didapuk menempati posisi pertama, menggantikan Montreal dan Paris yang duduk di peringkat paling atas pada analisis sebelumnya.

Predikat tersebut didasarkan atas hasil analisis data pendidikan QS Higher mengenai 30 kota dunia paling ramah untuk pendidikan tingkat universitas.

Latar belakang peringkat didasari pada faktor-faktor seperti jumlah universitas ternama di kota tersebut, jumlah lowongan pekerjaan, keragaman budaya dan kualitas hidup.

“Hasil analisis menunjukkan London tetap menjadi tempat yang baik untuk belajar meskipun biaya hidup di kota ini mahal,” kata Direktur Riset QS Higher, Ben Sowter.

London dianggap memiliki cukup banyak institusi pendidikan yang berkelas dunia dibandingkan kota lain, seperti Imperial College, University College London, London School of Economics dan King’s College.

Para mahasiswa juga memiliki akses luas untuk mengeksplorasi budaya dengan banyaknya museum, pertunjukan teater, museum dan restoran. Tempat ini juga dinilai cukup ramah bagi pencari kerja.

London meraih peringkat tinggi karena menjadi kota yang sangat internasional dengan tingkat toleransi dan keragaman latar belakang yang tinggi. Kondisi tersebut membuat mahasiswa luar negeri tidak merasa terisolasi.

Namun dalam analisis ini, London mendapat peringkat buruk pada satu elemen yakni keterjangkauan harga.

Satu hal ini yakni biaya hidup yang tinggi yang membuat kota ini kurang ideal. Apalagi untuk kantung mahasiswa, biaya hidup di London tergolong mahal.

Sementara, Tokyo, Jepang menempati posisi kedua dengan mendapatkan skor tinggi pada tingkat “hal yang diinginkan” dari beberapa faktor lain, seperti tingkat keamanan, polusi dan kualitas hidup.

Kota Toronto, Kanada mendapat nilai tertinggi untuk elemen ini mengalahkan Tokyo dan Amsterdam (Belanda) dan Melbourne (Autralia).

Kota lainnya di Australia yakni Sidney berada di peringkat kesembilan. Dalam daftar 10 kota teratas, tidak ada kota-kota Amerika Serikat. Sementara kota-kota di Jerman seperti Berlin dan Munich masuk sepuluh besar.

Paris yang selama beberapa tahun menempati posisi teratas, turun menempati peringkat kelima.
Dalam hal kota pelajar yang paling terjangkau, Budapest, Hongaria menempati peringkat teratas kemudian diikuti oleh Kuala Lumpur, Malaysia.

Sebuah studi awal tahun 2018 dari Institut Kebijakan Pendidikan Tinggi di Inggris, menyebutkan bahwa mahasiswa internasional berkontribusi hingga £ 20 miliar per tahun untuk ekonomi Inggris.

London saat ini memperoleh pendapatan sekitar £ 4,6 miliar dari pendapatan di sektor pendidikan. (LMC-03/BBC)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top