Home / Medan / Walikota Medan: Peringatan Isra Mi`raj Momentum Benahi Shalat

Walikota Medan: Peringatan Isra Mi`raj Momentum Benahi Shalat

Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin (kiri) menyampaikan kata sambutan pada peringatan Isra Mi’raj 1439 H, di Lapapangan Merdeka Medan, Rabu (10/5). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 10/5 (LintasMedan) – Peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum bagi umat Islam untuk membenahi shalat agar lebih bermanfaat, kata Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin.

“Melalui perayaan Isra Mi’raj ini mari kita tingkatkan kualitas ibadah, terutama shalat lima waktu,” katanya saat memberikan sambutan pada peringatan Isra Mi’raj 1439 H yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Medan, di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (10/5).

Acara Isra Mi’raj yang dihadiri ribuan umat Islam itu diawali dengan lantunan ayat suci Al Quran dan mendengarkan tausyiah ustadz asal ibu kota Jakarta Muhammad Nur Maulana yang dikenal dengan sapaannya “jamaah”.

Pada kesempatan itu, Walikota Medan mengemukakan bahwa peristiwa Isra dan Mi`raj Nabi Muhammad SAW bertujuan untuk menguji sampai di mana kadar keimanan seseorang dalam menerima perintah Allah SWT untuk menjalankan ibadah shalat lima waktu.

Salah satu hikmah yang terkandung dalam perayaan Isra Mi’raj adalah perintah untuk mendirikan shalat lima waktu serta mengajarkan tentang kebenaran dan kesabaran.

Oleh karena itu, Eldin mengajak segenap umat Islam di daerah itu agar dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW agar masalah-masalah sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat dapat diatasi.

“Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan, untuk itu mari kita sambut Bulan suci dengan mempersiapkan diri. Buatlah rencana kegiatan yang baik, terutama di masjid-masjid dengan melaksanakan tarawih, tadarus dan kuliah subuh,” ujarnya.

Sementara itu, ustadz Muhammad Nur Maulana dalam tausyiahnya, Isra Mi’raj merupakan peristiwa terbesar kedua setelah turunnya Al Qur’an.

Peristiwa yang hanya sekali ini, katanya, tidak pernah diberikan kepada rasul yang lain selain Nabi Muhammad SAW.

Sebelum peristiwa Isra Mi’raj, Nabi Muhammad SAW mengalami tiga kejadian yaitu meninggalnya istri tercinta dan pamannya, selain itu ketika beliau berdakwah diusir dan dicela.

Namun demikian, Nabi Muhammad SAW tetap bersabar karena yakin dengan kebesaran Allah SWT.

“Atas kesabaran Nabi Besar Muhammad, Allah SWT memberikan beliau hadiah perjalanan Isra Mi’raj yang membawa perintah Allah SWT, yakni Perintah mendirikan shalat bagi umat Islam,” ujar ustadz Maulana.

Turut hadir dalam acara tersebut, antara lain Wakapolda Sumut Brigjen Pol Agus Adrianto, Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution, Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis, Wakil Ketua DPRD kota Medan, Iswanda Nanda Ramli dan unsur Forkominda Kota Medan. (LMC-05)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top