Home / Medan / Dewan Sesalkan Pembongkaran Kios Pedagang Kecil Saat Ramadhan

Dewan Sesalkan Pembongkaran Kios Pedagang Kecil Saat Ramadhan

HM Nezar Djoeli (Foto:LintasMedan/ist)

Medan, 4/6 (LintasMedan) – Anggota DPRD Sumatera Utara Nezar Djoeli menyesalkan tindakan terkesan berlebihan dilakukan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemko Medan.

Politisi Nasdem yang juga Ketua Komisi A DPRD Sumut ini mengaku prihatin tindakan arogan petugas yang membabi buta menghancurkan kios pedagang kecil di kawasan Jalan Sisingamangaraja Medan, justru pada saat bulan suci Ramadhan.

Seharusnya kata Nezar, dalam bertindak para petugas Pemko Medan itu haruslah mengedepankan rasa empati.

“Kenapa di saat Bulan Suci Ramadhan dilakukan pembongkaran, sementara para pedagang kecil ini sedang berjuang mencari nafkah mana mau menghadapi Lebaran, apa nggak bisa ditunda waktunya sampai habis Lebaran,” kata wakil rakyat Dapil Kota Medan ini, kepada pers, Senin.

Dia menduga tindakan tergesa-gesa aparat Satpol PP yang melakukan pembongkaran kios pedagang kecil di sekitar Kantor Kementerian Industri itu, berdasarkan pesanan.

Sejumlah kios pedagang kecil disamping Kantor Departemen Perindustrian Jalan SM Raja Medan yang diruntuhkan petugas satpol PP Pemko Medan kini rata dengan tanah. (Foto:LintasMedan/ist)

Nezar minta Wali Kota Medan Dzulmi Eldin segera mengevaluasi kinerja Kasat Pol PP Sofyan, karena dinilai tebang pilih dalam bertugas menertibkan sejumlah bangunan bermasalah di kota Medan.

Menurut dia cukup banyak gedung-gedung bertingkat dan puluhan kios lainnya yang dinilai melanggar aturan, namun petugas Pemko Medan dan Satpol PP terkesan ‘tutup mata’.

“Jadi jangan bekerja hanya karena berdasarkan pesanan,” sesalnya, usai menerima pengaduan para pedagang kecil tersebut.

Seharusnya kata Nezar, sebelum melakukan pembongkaran, Petugas Satpol PP yang dibantu pihak Camat Medan Kota dan petugas kepolisian ini terlebih dahulu memberikan peringatan kepada para pedagang.

“Jadi jangan karena ada pesanan diduga dari pihak kantor Kementerian Perindustrian, langsung kios-kios itu dibongkar tanpa punya rasa empati dan terkesan tidak berprikemanusiaan,” ucapnya.

Terkait persoalan ini, dia juga akan menyurati Menteri Dalam Negeri untuk memberi laporan indikasi kebijakan Wali Kota Medan yang terkesan tebang pilih.(LMC-02)

 

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top