Home / Peristiwa / Penyelam Basarnas Cari Penumpang Tenggelam di Danau Toba

Penyelam Basarnas Cari Penumpang Tenggelam di Danau Toba

Tim SAR gabungan melakukan pencarian penumpang korban KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Rabu (20/6). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 20/6 (LintasMedan) – Tim Basarnas mengerahkan 25 personel penyelam untuk mencari penumpang KM Sinar Bangun, yang tenggelam di Danau Toba pada Senin (18/6). Sepuluh penyelam di antaranya merupakan personel elite Basarnas.

Informasi yang dihimpun redaksi lintasmedan.com, Rabu, Tim SAR akan lakukan penyelaman dengan kekuatan 25 orang yang terdiri dari dua tim yang tergabung dalam Basarnas Special Group, serta dibantu satu tim Marinir taifib, Pol Air tiga orang, Pos SAR Danau Toba sembilan orang.

Ada lima tim yang dibentuk untuk mempercepat penanganan korban KM Sinar Bangun dan Basarnas menjadi “leading sector” mengerahkan tim khusus untuk melakukan pencarian korban dengan cara menyelam ke danau.

Sementara itu, Kepala Basarnas Marsekal Madya M Syaugi, mengatakan tim penyelam dibantu dengan alat khusus untuk mencari penumpang, karena jarak pandang tim penyelam terbatas disebabkan kondisi perairan yang gelap.

“Alat pencarian, remote underwater sama alat motor untuk kecepatan di dalam air, bukan hanya orang berenang, tetapi kayak scooter itu angkat 7 orang, penyelam dikasih alat, kalau pakai alat tidak capek,” paparnya.

Syaugi menyebutkan kapal tenggelam itu tanpa manifes penumpang sehingga petugas SAR kesulitan mencari data penumpang.

Pihaknya mengetahui penumpang kapal itu dari laporan masyarakat. Saat ini ada 128 orang yang melaporkan keluarganya hilang saat menaiki kapal itu.

“Kita tahu dari masyarakat lapor ini, saudara saya hilang. Sudah ada 128 orang yang lapor saudaranya hilang,” ujarnya.

Pencarian korban di Danau Toba akan dilakukan dalam 7 hari ke depan dan jika dirasa tidak cukup, masa pencarian korban akan ditambah tiga hari lagi. (LMC-03)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top