Home / Headline / Pesan Perpisahan Erry Nuradi untuk Jajaran Pemprov Sumut

Pesan Perpisahan Erry Nuradi untuk Jajaran Pemprov Sumut

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi didampingi istrinya Hj. Evi Diana Sitorus (kiri) dan Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Ilyas Sitorus (kanan), memberi keterangan pers di sela acara silaturrahmi dan perpisahan dengan jajaran Pemprov Sumut, di rumah dinas gubernur Sumut Jalan Sudirman Medan, Minggu (17/6). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 17/6 (LintasMedan) – Tengku Erry Nuradi yang secara resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai gubernur Sumatera Utara (Sumut) terhitung sejak 17 Juni 2018, menyampaikan pesan dan salam perpisahan kepada masyarakat serta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Erry dalam pidato perpisahannya di hadapan jajaran Pemprov Sumut di rumah dinas gubernur Sumut Jalan Sudirman Medan, Minggu, berharap agar semua hal baik yang telah dicapai dapat dipertahankan dan ditingkatkan.

Diakuinya, di awal perjalanan memimpin Sumut selaku pengganti sisa masa jabatan gubernur Sumut periode 2013-2018 terhitung mulai 25 Mei 2016, adalah masa yang penuh tantangan berat.

Apalagi saat dirinya baru mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai gubernur Sumut ketika itu, kondisi Pemprov Sumut ibarat sebuah pesawat terbang yang sedang mengalami turbulensi.

“Pada masa itu, saya sebagai co-pilot (wakil gubernur) yang kemudian menjadi pilot (gubernur) mengemudikan pesawat yang bernama Sumatera Utara Airlines dengan kapasitas 14 juta orang ini, tentu tidaklah mudah untuk menstabilkan pesawat tersebut,” katanya.

Tekad dan komitmen awal yang ingin diwujudkan pada masa itu, menurut Erry, adalah berupaya menjadikan seluruh aktivitas Pemprov Sumut bisa berjalan normal, baik dari sisi pengelolaan anggaran maupun pelayanan publik, kemasyarakatan, pusat pemerintahan dan pembangunan.

Ia mengaku masa kepemimpinannya mengalir begitu cepat dan sudah banyak kemajuan yang dilakukan Pemprov Sumut di provinsi berjuluk ‘Negeri Berbilang Kaum’ tersebut.

“Salah satu pencapaian yang kita banggakan yakni dari sisi pengelolaan keuangan. Belum lama ini kita kembali mendapat opini wajar tanpa pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan,” paparnya.

Selain bidang keuangan, lanjut dia, Pemprov Sumut di bidang pelayanan publik berhasil mendapat predikat hijau dari Ombudsman RI, yang sebelumnya tidak pernah diterima Pemprovsu.

“Masih ada prestasi lain yang membanggakan di Sumut, walaupun masih banyak yang belum kita lakukan karena waktu atau kendala lainnya,” ujar Erry.

Namun demikian, Erry menyatakan optimistis Pemprov Sumut bersama Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) yang baru Hj. R Sabrina selaku ‘gatekeeper’ birokrat mampu menjaga harapan masyarakat Sumut.

“Siapapun yang akan terpilih menjadi gubernur Sumut nantinya, pasti akan bisa berdiskusi dengan baik,” ucap dia.

Karena itu, ia mengingatkan Sekdaprov Sumut beserta jajaran pimpinan di lingkungan Pemprov setempat untuk tidak mengambil keputusan hanya karena masukan pihak yang merasa terpinggirkan atau hal lain, karena dinilai dapat memecah persatuan dan kesatuan yang selama ini sudah berjalan baik.

Khusus kepada para jajaran pegawai di seluruh organisasi perangkat daerah Pemprov Sumut, Erry berpesan agar terus meningkatkan profesionalitasnya.

“Siapapun pemimpinnya tidak harus cari muka. Kalau profesional pasti akan dipakai,” katanya.

Sedangkan kepada masyarakat Sumut, ia berpesan agar tidak terpecah jika gubernur yang baru telah terpilih.

“Siapapun gubernurnya, adalah gubernur rakyat, baik pendukung ataupun yang tidak mendukung. Saya yakin kedepan Sumut akan bisa mengembangkan seluruh potensinya,” katanya.

Erry Nuradi yang didampingi istrinya Evi Diana Sitorus dalam acara perpisahan dengan jajaran Pemprov Sumut terlihat sempat meneteskan air mata karena tidak mampu menutupi rasa kesedihannya.

Sementara itu, Sekdaprov Sumut R Sabrina mengatakan akan menjalankan amanah Erry Nuradi, termasuk melanjutkan program kerja Pemprov Sumut yang belum sempurna dilaksanakan pada masa kepemimpinan gubernur Sumut itu.

“Kami berusaha mempertahankan hal yang sudah baik dan meneruskan yang belum sempat diselesaikan oleh beliau. Kami akan komunikasikan dengan pimpinan baru,” kata Sabrina. (LMC-03)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top