Home / Headline / Suhu Udara di Medan Capai 36 Derajat Celsius

Suhu Udara di Medan Capai 36 Derajat Celsius

Ilustrasi – Sebagian wilayah Kota Medan. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 13/6 (LintasMedan) – Suhu udara untuk sebagian besar wilayah Kota Medan dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir diperkirakan di atas normal, yakni mencapai 36 derajat Celcius.

Informasi yang dirangkum lintasmedan.com dari Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, Rabu, menyebutkan, suhu udara di Medan dan sekitarnya sudah mencapai 36,2 derajat Celcius.

“Kami mencatat pada 10 Juni lalu menjadi hari terpanas di sebagian wilayah Sumut. Suhu di Medan mencapai 36,2 derajat Celcius, Kabupaten Deli Serdang 34,4 derajat ,Celcius dan Sibolga 35 derajat Celcius,” kata Kepala BMKG Wilayah I Medan, Edison Kurniawan.

Namun, lanjut dia, dua hari pascapeningkatan suhu panas tersebut, kini mulai berangsur menurun ke level rata-rata 34 derajar Celcius.

Suhu udara yang dirasakan warga lebih panas dari hari biasanya itu berkaitan erat dengan kondisi sebagian besar wilayah Sumatera Utara (Sumut) termasuk Medan yang kini telah memasuki musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Agustus 2018.

Peningkatan suhu panas dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya skala lokal yang dilihat berdasarkan data atas kelembapan udara yang berkisar 50 hingga 60 persen, disertai angin kencang dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 40 kilometer per jam.

Disebutkan, suhu udara yang dirasakan warga di sebagian besar wilayah Sumut selama sepekan terakhir relatif merata, sehingga masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap peningkatan temperatur udara tersebut.

Selama beberapa hari kedepan, cuaca panas dominan terjadi di sepanjang kawasan timur dan barat Pulau Sumatera.

Pihak BMKG memperkirakan, pada 15 Juni 2018 atau tepatnya pada Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah, fenomena iklim di Sumut diprediksi masih dalam suhu stagnan yakni berkisar antara 33 hingga 35 derajat Celcius dengan kondisi sebagian wilayah berawan.

Potensi hujan kemungkinan masih terjadi meskipun relatif kecil, sebab pola angin menyebar sehingga sulit membentuk awan hitam sebagai penyebab hujan. (LMC-03)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top