Home / Medan / DPRD Medan : Persoalan Dirut PD Pasar “Hina” Dewan Belum Selesai

DPRD Medan : Persoalan Dirut PD Pasar “Hina” Dewan Belum Selesai

Gedung DPRD Kota Medan. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 18/7 (LintasMedan) – Kalangan anggota DPRD Medan menegaskan persoalan terkait ‘penghinaan’ yang dilakukan Dirut PD Pasar terhadap institusi legislative dinyatakan belum selesai.

“Pernyataan PD Pasar yang terkesan menghina institusi legislative masig menjadi masalah besar,” kata Ketua Pansus LKPJ TA 2018, Rajudin Sagala menanggapi datangnya surat PD Pasar yang menyatakan masalah itu sudah selesai dan menolak menghadiri undangan dewan.

“Pemanggilan pertama terhadap Dirut PD.Pasar adalah dalam rangka klarifikasi terkait beredarnya pemberitaan yang memojokan DPRD Medan secara institusi. Kita panggil Dirut PD.Pasar dan mereka menjelaskan bahwa ia tidak pernah melontarkan pernyataan seperti yang dimuat sejumlah media,” papar Rajudin.

Persoalan ini, kata Rajudin belumlah selesai meski sejumlah anggota DPRD Medan dan pihak PD.Pasar sudah bersalaman.

“Jadi anggapan Dirut PD.Pasar persoalan ini sudah selesai adalah salah besar, adapun salaman itu dalam rangka silaturahim biasa karena masih dalam suasana lebaran dan wajar jika setelah rapat salaman,” katanya.

Sementara inti persoalan yakni ‘penghinaan’ terhadap DPRD Medan belum lah selesai,” ujar politisi PKS ini.

Setelah rapat tersebut, Pansus kemudian mengumpulkan bukti dan ternyata ditemukan adanya rekaman wawancara media dengan Dirut PD Pasar serta sejumlah kliping media masa cetak dan elektronika.

“Pemanggilan ini adalah dalam rangka konfrontir kami kepada Dirut PD.Pasar, kita akan tunjukan bukti rekaman dan kliping pemberitaan yang memuat pernyataan tidak berdasar Dirut PD.Pasar terhadap institusi DPRD Medan, karena dalam pertemuan pertama Dirut PD.Pasar bersikukuh tidak melakukan penghinaan.

DPRD Medan kembali akan melayangkan panggilan ketiga kepada Dirut PD.Pasar Kota Medan, Pansus LKPj TA 2017 yang diamanahkan untuk menyelesaikan persoalan ini sudah berkoordinasi dengan Sekretariat untuk pemanggilan ketiga.

“Kita sudah koordinasi dengan sekretariat, surat pemanggilan sudah di meja Pimpinan kemungkinan Senin di tandatangani dan Selasa atau Rabu mendatang pemanggilan ketiga dijadwalkan,” ucap Rajudin.

Sementara itu, saat ditanya kemungkinan tidak hadirnya kembali Dirut PD.Pasar atas panggilan ketiga, Rajudin mengatakan pemanggilan selanjutnya kemungkinan akan dilakukan secara paksa sesuai dengan aturan yang ada. “Kalau tak hadir juga untuk ketiga kalinya, kita akan upayakan panggil paksa oleh pihak kepolisian,” ucapnya.

Dijelaskannya, penyelesaian permasalahan ini perlu dituntaskan agar citra dan hubungan harmonis DPRD Medan dan Pemko Medan benar benar terpelihara.

“Setelah kami laporkan ke pimpinan DPRD , mereka marah besar dengan pernyataan Dirut PD.Pasar ini, karena pernyataannya yang menyerang institusi. DPRD sangat berharap hubungan DPRD dan Pemko Medan terjaga, dan tidak ingin citra Pemko Medan dirusak oleh pejabat yang sembarangan mengeluarkan pernyataan,” paparnya.

Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Rusdy Sinuraya tidak memenuhi panggilan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2017, yang diagendakan Rabu (18/07) pagi dengan alasan persoalan yang dituduhkan kepadanya terkait ‘pelecehan’ kepada DPRD Medan sudah selesai.

Dalam surat resminya yang ditujukan Kepada Ketua DPRD Medan tertanggal 17 Juli 2018, Dirut PD Pasar, Rusdy Sinuraya pada point ke 3, ditegaskan bahwa pihaknya sudah menjelaskan terkait kesalahpahaman pemberitaan yang timbul diakibatkan rekaman/pemberitaan . Bahwa tidak benar Dirut PD.Pasar menghina institusi DPRD Medan.(LMC-02)

About Lintas Medan

Leave a Reply

Kelvin Benjamin Jersey