Home / Headline / Rangkaian MTQ Nasional 2018 Sumut Resmi Diluncurkan

Rangkaian MTQ Nasional 2018 Sumut Resmi Diluncurkan

Penjabat Gubernur Sumut Eko Subowo (keempat kanan) bersama para pejabat lainnya melakukan penekanan tombol sebagai tanda diresmikannya peluncuran rangkaian kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXVII Tahun 2018, di Ballroom Hotel Santika Medan, Kamis (12/7). Sumut ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQN yang dijadwalkan berlangsung pada 6-12 Oktober 2018. (Foto: LintasMedan/Irma)

Medan, 12/7 (LintasMedan) – Rangkaian kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXVII tahun 2018 di Sumut secara resmi diluncurkan yang ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Penjabat Gubernur Sumut Eko Subowo, di Medan, Kamis.

Dalam acara yang turut dihadiri Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, Muhammadiyah Amin tersebut diperkenalkan pula maskot MTQN 2018 berupa ilustrasi ayam jago dan sistem pendaftaran peserta secara elektronik atau e-MTQ.

Menurut Eko Subowo, peluncuran atau launching rangkaian kegiatan MTQN bertujuan untuk mensyiarkan dan memberitahukan kepada masyarakat, bahwa akan ada acara berskala nasional dan besar di Sumut.

“Kehadiran kita di sini merupakan suatu dukungan nyata terhadap Provinsi Sumatera Utara selaku tuan rumah MTQ Nasional tahun 2018,” tuturnya.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan MTQ sebagai ajang syiar agama diharapkan berdampak kepada pembinaan kehidupan beragama, khususnya pengembangan Tilawatil Quran.

Penunjukan Sumut sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXVII 2018, menurut Eko, merupakan sebuah penghargaan bagi seluruh masyarakat di provinsi tersebut.

Penetapan Sumut sebagai tuan rumah MTQN 2018 juga menjadi peluang emas bagi provinsi ini dalam mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera.

Karena itu, pihaknya berharap kepada seluruh elemen masyarakat di Sumut ikut memiliki rasa bangga dan bertanggung jawab menyukseskan setiap rangkaian perhelatan yang digelar dalam rangka menyemarakkan MTQN yang dijadwalkan berlangsung pada 6-12 Oktober 2018.

MTQN 2018 akan memperlombakan tujuh cabang dan 18 golongan yang akan diikuti utusan kafilah dari 34 provinsi se-Indonesia.

Ia meyakini, Pemerintah Provinsi Sumut beserta seluruh elemen masyarakat, khususnya Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang telah siap mensukseskan perhelatan tersebut.

“Seluruh elemen masyarakat Sumut dari berbagai latar belakang agama, suku, etnis maupun budaya, siap menerima dan menyambut para kafilah dari seluruh provinsi,” ucap Penjabat Gubernur Sumut.

Untuk mendukung pelaksanaan MTQN 2018, kata Eko, telah disiapkan sarana dan prasarana infrastruktur yang dibutuhkan, antara lain arena utama (astaka) yang berlokasi di kawasan Gedung Serbaguna Jalan Willem Iskandar/Pancing.

Selain itu, lokasi permusabaqahan (perlombaan) tersebar di sejumlah titik, antara lain di kampus Unimed, UIN Sumut, Akademi Pariwisata Medan, Lapangan Merdeka Medan, Istana Maimun dan Asrama Haji Medan.

Agenda nasional dua tahunan ini, lanjut Eko, diharapkan dapat meningkatkan syiar Islam dan silaturahim bangsa, melahirkan semangat keberagamaan dan pengaktualisasian kembali nilai-nilai ajaran Islam. Serta mempererat persaudaraan, persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI.

“Semoga dengan semangat MTQ ini kita dapat semakin meningkatkan kerukunan, kedamaian dan keramahan dalam keberagamaan kita sebagai umat manusia. Mari kita ciptakan kehidupan antar umat beragama yang harmonis, penuh toleransi dan kasih sayang, serta menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia yang wajib dilindungi,” ujarnya. (LMC-02)

About Lintas Medan

Comments are closed.

Scroll To Top