Home / Medan / CFD Medan Diisi Kampanye Tidak Buang Sampah Sembarangan

CFD Medan Diisi Kampanye Tidak Buang Sampah Sembarangan

Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution (kedua kanan) melepas balon ke udara pada kampanye menjaga kebersihan lingkungan yang digelar Yayasan Seri Amal di sela kegiatan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (30/9) pagi. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 30/9 (LintasMedan) – Komunitas pelajar pencinta lingkungan yang bernaung di bawah Yayasan Seri Amal saat mengikuti kegiatan hari bebas kendaraan bermotor (car free day/CFD) di kawasan Lapangan Merdeka Medan, Minggu (30/9) mengkampanyekan kepada warga kota itu agar tidak membuang sampah sembarangan.

Deklarasi yang dibacakan Ketua Yayasan Seri Amal, Suster Geralda Sinaga itu berisi komitmen melaksanakan kesadaran baru hidup ekologi yang berkualitas, sederhana, hemat, peduli, semangat berbagi, bermakna, dan berpengharapan.

Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution yang hadir di tengah-tengah sejumlah anggota dan siswa Yayasan Seri Amal menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang mencerminkan kepedulian dan kecintaan lingkungan tersebut.

Ia mengingatkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawan Pemerintah Kota (Pemko) Medan, tetapi tanggung jawab semua elemen masyarakat.

“Kebersihan adalah kebutuhan bersama, karena itu pula menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Wakil Walikota, kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan harus tertanam dalam diri setiap individu.

“Harus pula disadari bahwa parit dan sungai bukanlah tempat pembuangan sampah. Sampah itu menyumbat aliran air, sehingga tumpah dan menggenang ke jalan,” kata Akhyar.

Dalam kesempatan itu, Wakil Walikota juga memuji upaya Yayasan Seri Amal yang menerapkan kebiasaan tidak memproduksi sampah di sekolah binaannya sehingga tidak ada lagi tong sampah di sekolah tersebut.

Usaha menciptakan kebiasaan siswa tidak menghasilkan sampah tersebut, kata dia, merupakan perwujudan penanganan sampah yang perlu dicontoh.

Disebutkannya, ada program 4 R dalam penanganan sampah, yakni reduce (mengurangi), reuse (pakai ulang), recycle (daur ulang) dan repair (perbaiki).

Deklarasi Eco Camp tersebut ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Wakil Walikota Medan didampingi Ketua Yayasan Seri Amal, Suster Geralda Sinaga. (LMC-04)

About Lintas Medan

Leave a Reply

Kelvin Benjamin Jersey