Home / Medan / Edy Sarankan Warga Sumut Bantu Pengungsi Wamena

Edy Sarankan Warga Sumut Bantu Pengungsi Wamena

Sejumlah perkumpulan masyarakat Minang di Sumut menemui gubernur Edy Rahmayadi serta berdoa bersama untuk pengungsi korban kerusuhan di Wamena Papua, Senin (30/9).(Foto:LintasMedan/ist)

Medan, 30/9 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta warga Sumut turut memberikan bantuan moril maupun materil kepada para pengungsi korban kerusuhan di Wamena.

Dia juga menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa yang banyak memakan korban jiwa tersebut.

“Masyarakat yang ada di Sumut juga perlu memberikan dukungan kepada korban kerusuhan di Wamena. Mereka butuh pakaian dan makanan,” katanya saat menerima pengaduan beberapa perkumpulan masyarakat Minang Sumut, di Aula Raja Inal Siregar, Lantai 2, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Nomor 30, Medan, Senin.

Sebagaimana diketahui sejumlah masyarakat Minang perantau di Wamena turut menjadi korban dalam peristiwa itu.

Perwakilan perkumpulan masyarakat Minang di Sumut yang hadir menemui gubernur di antaranya Ketua Badan Musyawarah Masyarakat Minang (BM3) Sumut Syahruddin Ali, Ketua Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Sumut Farianda Putra Sinik, Ketua Gebu Minang Sumut Putrama Alkhairi, Sekjen BM3 Sumut Mark Yunan Sirhan, Ketua PWI Sumut Hermansyah, Ketua PPKDP Kota Medan Masrizal Manday.

“Saya turut prihatin atas peristiwa kerusuhan di Wamena, seharusnya tidak perlu terjadi karena seluruh masyarakat di Indonesia tanpa kecuali mestinya bisa hidup berdampingan dengan harmonis,” katanya.

Ketua Badan Musyawarah Masyarakat Minang (BM3) Sumut Syahruddin Ali menyampaikan kondisi yang terjadi di Wamena, Papua.

Banyak masyarakat yang mengungsi dan menjadi korban kerusuhan termasuk warga Minang.

Untuk itu, pihaknya sudah menggalang bantuan dan terkumpul Rp167 juta, yang berasal dari berbagai perkumpulan masyarakat Minang di Sumut.

Menurut Syahruddin, masyarakat Minang yang ada di Wamena sudah berada di sana selama turun-temurun. Bahkan sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Papua.

“Harapan kami masyarakat Minang di sana bisa menikmati kehidupan dengan nyaman dan harmonis dengan warga di daerah itu, di sana sudah turun temurun, besar di sana dan cari makan di sana,” kata Syahruddin.(LMC-02)

 

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey