Home / Headline / Polisi Kejar Demonstran Hingga ke Merdeka Walk, Pengunjung dan Karyawan Kocar Kacir Berlarian

Polisi Kejar Demonstran Hingga ke Merdeka Walk, Pengunjung dan Karyawan Kocar Kacir Berlarian

Aparat Kepolisian dari Brimob menguber para demonstran yang berunjukrasa menolak pengesahan Revisi KUHP, RUU Pemasyarakatan, serta UU KPK yang telah direvisi, Jumat hingga memasuki kawasan pusat jajanan Merdeka Walk.(Foto:LintasMedan/irma)

Medan, 27/9 (LintasMedan) – Aparat Kepolisian dari Brimob menguber para demonstran yang berunjukrasa menolak pengesahan Revisi KUHP, RUU Pemasyarakatan, serta UU KPK yang telah direvisi, Jumat hingga memasuki kawasan pusat jajanan Merdeka Walk.

Aparat bahkan sempat menyemprotkan gas air mata di dekat lokasi itu, membuat sejumlah pengunjung kocar kacir berlarian.

Saling lempar batu juga terjadi antara sekelompok demonstran dan aparat, membuat situasi di lokasi itu menjadi tidak kondusif.

Berawal sekelompok demonstran dengan membawa poster terkesan mengejek- ejek polisi yang sedang mengamankan unjuk rasa mahasiswa dan pelajar yang memadati hingga ke kawasan Jalan Raden Saleh.

Kelompok demonstran ini sengaja menyulut emosi petugas kepolisian, hingga akhirnya terjadi kejar mengejar dan saling lempar batu.

Aksi polisi yang ingin menyemprot gas air mata kedua kali, mendapat protes dari pengunjung dan sejumlah karyawan di Merdeka Walk.

“Tolong jangan, jangan kesini. Keluar…keluar,” teriak karyawan Merdeka Walk dan pengunjung kepada polisi.

Begitu juga seorang pengunjung yang sempat terkena lemparan batu, emosi dan mengejar aparat kepolisian.

Petugas sekuriti di lokasi itu pun berupaya menutup pintu pagar Merdeka Walk dan meminta petugas tidak menyerbu ke kawasan itu.(LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey