Home / Bisnis / Pembiayaan Bank Syariah Mandiri Region I Tumbuh Signifikan

Pembiayaan Bank Syariah Mandiri Region I Tumbuh Signifikan

Head PT Bank Mandiri Syariah (BSM) Region IAhmad Zailani (kiri) bersama Group Head Corporate Secretary BSM Ahmad Reza (kanan) memberikan keterangan kepada pers seputar kinerja BSM hingga tiwulan III-2019, di Medan, Rabu (16/10). (Foto: LintasMedan/Irma)

Medan, 16/10 (LintasMedan) – Kinerja pembiyaan PT.Bank Syariah Mandiri (BSM) Region I hingga memasuki kuartal IV tahun 2019 dilaporkan mengalami pertumbuhan cukup signifikan.

“Kami optimis prospek pembiayaan Bank Syariah Mandiri masih akan cerah di kuartal IV ini,” kata Head Mandiri Syariah Region I/Medan, Ahmad Zailani kepada pers, di Medan, Rabu.

Ia menjelaskan, penyaluran pembiayaan BSM Region I tumbuh dua digit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Untuk pembiayaan konsumer BSM Region I selama September 2019, misalnya, tercatat mengalami pertumbuhansebesar 12,13 persen secara year on year (yoy) atau mencapai Rp750 miliar lebih dari target Rp1 triliun.

Sejalan dengan pembiayaan, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mandiri Syariah Region I juga tumbuh signifikan.

Bahkan, pihaknya optimistis bisa mencapai target penghimpunan DPK tahun 2019 sebesar Rp1,7 triliun.

“Hingga triwulan III tahun 2019, realisasi penghimpunan DPK Bank Syariah Mandiri Region I sudah mencapai Rp1,4 triliun,” paparnya.

Menurut dia, DPK BSM Region I memang terus bertumbuh bahkan dengan pertumbuhan yang tinggi khususnya berupa deposito.

Selain pembiayaan, lanjut Ahmad Zailani, kualitas aset perseroan selama triwulan I 2019 juga menunjukkan trend membaik yang ditandai dengan penurunan rasio pembiayaan bermasalah atau non performing finance (NPF).

“Untuk rasio non performing finance, BSM Region I selama September 2019 semakin membaik, yakni sebesar 1,25 persen,” ujarnya.

Ia menambahkan, BSM Region I saat ini fokus pada pembiayaan cicil emas dan gadai emas karena cukup diminati masyarakat.

Cicil Emas adalah fasilitas yang disediakan oleh Bank Mandiri Syariah untuk membantu nasabah untuk membiayai pembelian/kepemilikan emas berupa lantakan (batangan).

“Selain cicilannya tergolong ringan, berkah dan syariah juga dinilai sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Bagi masyarakat yang ingin memiliki memiliki emas bersertifikat produksi PT Antam, pihak BSM siap memfasilitasi mulai dari seberat 10 gram hingga 250 gram.

Sementara itu, Group Head Corporate Secretary BSM, Ahmad Reza mengemukakan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap bank syariah terus meningkat.

Namun demikian, dia mengakui pangsa pasar perbankan syariah di tengah potensi yang cukup besar dewasa ini justru masih relatif kecil atau berada di kisaran 5,6 persen.

“Kami akan terus berupaya memanfaatkan potensi perekonomian syariah yang masih cukup besar dengan mengembangkan berbagai produk sesuai perkembangan zaman dan teknologi,” ujar Ahmad Reza. (LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey