Home / Headline / Warga Medan Diajak Kurangi Sampah Kantong Plastik

Warga Medan Diajak Kurangi Sampah Kantong Plastik

Pelaksana tugas Walikota Medan Akhyar Nasution (tengah) mensosialisasikan mengurangi sampah plastik seusai memimpin apel persiapan gotong royong di Jalan Piring, Kecamatan Medan Petisah, Jumat (25/10). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 25/10 (LintasMedan) – Pelaksana tugas Walikota Medan, Akhyar Nasution mengajak masyarakat di daerah itu agar mengurangi atau tidak lagi menggunakan plastik, sebagai bentuk kepedulian dan upaya mengurangi dampak dari sampah plastik yang bisa merusak ekosistem lingkungan dan makhluk hidup.

“Kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat di Kota Medan sangat dibutuhkan dalam upaya mengurangi volume sampah plastik,” katanya ketika memimpin apel persiapan gotong royong di Jalan Piring, Kecamatan Medan Petisah, Jumat (25/10).

Apel tersebut diikuti aparatur pemerintahan, lurah dan kepling, petugas penanganan prasarana dan sarana umum (P3SU) Kecamatan Medan Petisah, petugas dari Dinas Kebersihan dan Pekerjaan Umum Kota Medan serta masyarakat setempat.

Ia mengemukakanbahwa berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kurang lebih 9,8 miliar lembar kantong plastik digunakan masyarakat Indonesia setiap tahunnya.

Dari jumlah tersebut, 95 persennya menjadi sampah.

Timbunan sampah plastik itu menempatkan Indonesia sebagai penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia.

“Sifat plastik yang sulit terurai menyebabkannya menjadi permasalahan klasik yang masih dihadapi hingga saat ini,” paparnya.

Sebagaimana diketahui, plastik merupakan bahan yang tak mudah terurai dan memiliki masa hidup yang panjang.

Saat terurai, plastik menyisakan partikel-partikel kecil bernama mikroplastik yang bisa mengancam lingkungan.

Karena itu, pihaknya kembali mengajak dan mengimbau seluruh elemen masyarakat di Kota Medan untuk mengurangi penggunaan plasik dalam kehidupan sehari-hari.

Dikatakan Akhyar, pengolahan sampah organik dan anorganik sebagai upaya menjaga pelestarian lingkungan menjadi salah satu perhatian serius Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

“Upaya pengolahan sampah, termasuk ini akan lebih efektif jika dimulai dari rumah,” ujarnya.

Pengolahan sampah di tingkat rumah tangga, setidaknya, menurut dia adalah dengan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, yakni sampah organik, anorganik dan berbahaya.

“Sehebat apapun aparatur pemerintahan tidak ada artinya tanpa peran serta dan tanggung jawab masyarakat dalam menjaga kebersihan. Jangan sampai kita abai dengan kondisi lingkungan kita masing-masing,” ucap Plt Walikota.

Komitmen membangun, menjaga dan merawat kebersihan Kota Medan, kata dia, menjadi tugas semua pihak, termasuk masyarakat.

“Kota Medan ini hanya bisa dibangun dengan semangat kebersamaan. Salah satunya lewat gotong royong. Mari kita bergandeng tangan, membangun bersama Kota Medan karena Medan adalah rumah kita,” ucap dia. (LMC-04)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey