Home / Headline / Gubernur Sumut Minta DIPA 2020 Dibelanjakan Secepatnya

Gubernur Sumut Minta DIPA 2020 Dibelanjakan Secepatnya

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (kedua kanan) didampingi Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Kakanwil Ditjend Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI Tiarta Sebayang dan Sekdaprov Sumut R Sabrina, menyerahkan DIPA dan TKDD kepada Plt Walikota Medan Akhyar Nasution (kanan), di kantor gubernur Sumut Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (19/11). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 19/11 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi meminta kepada bupati/walikota se Sumut agar secepatnya membelanjakan dana Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2020 sehingga dapat mendorong percepatan pembangunan dan perekonomian rakyat di provinsi tersebut.

“Saya minta nanti di 2020, pada 1 Januari itu kan hari libur, lelang sudah dibuka. Tender yang benar, jangan ada istilah aneh-aneh,” katanya usai penyerahan DIPA di Medan, Selasa.

Total dana DIPA petikan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2020 serta buku alokasi dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun 2020 yang dialokasikan kepada seluruh pemerintah kabupaten, pemerintah kota dan satuan kerja (Satker) di Sumut sebesar Rp67,9 triliun.

Ia menekankan bahwa ada dua hal yang menjadi fokus percepatan pengerjaan pembangunan di Sumut, yakni percepatan tender serta proyek pembangunan kawasan Medan, Binjai, Deli Serdang dan Karo (Mebidangro).

Selain merealisasikan percepatan pembangunan Mebidangro, lanjutnya, penggunaan dana yang bersumber dari APBN 2020 tersebut juga akan dialokasikan untuk pembangunan pusat olahraga atau sport center, Rumah Sakit Haji dengan konsep hijau, tol dalam kota, pengolahan sampah hingga revitaliasi taman hutan raya (Tahura) Sibolangit dan hutan Tangkahan di Kabupaten Langkat.

Percepatan pembangunan Mebindangro dan sejumlah proyek tersebut, menurut dia, bukan berarti mengabaikan program prioritas pembangunan di kabupaten/kota lain.

“Saya akan kejar ini, tetapi bukan berarti mengabaikan program prioritas pembangunan daerah lain,” ucap Edy.

Karena itu, Gubernur meminta proses tender beragam program pembangunan yang bermanfaat bagi rakyat banyak di provinsi itu untuk dipercepat.

Dalam acara yang dihadiri seluruh bupati dan walikota se Sumut itu, Gubernur berpesan tentang program prioritas pembangunan yang harus dikerjakan oleh seluruh unsur pemerintahan.

Disebutkannya, ada lima hal yang prinsip dan harus dikerjakan, yaitu pembangunan SDM, infrastruktur, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi dan transformasi ekonomi.

Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI, Tiarta Sebayang, menekankan pesan Presiden agar kepala daerah memberikan perhatian lebih kepada pembangunan daerah masing-masing.

“Karena pemerintah mengedepankan pembangunan dari pinggir. Semoga ini awal yang baik bagi pelaksanaan APBN 2020, agar kita memulai langkah tugas pemerintah dan pelayanan publik,” tuturnya. (LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey