Home / Medan / Akhyar: Guru Berperan Lahirkan Generasi Berkarakter

Akhyar: Guru Berperan Lahirkan Generasi Berkarakter

Pelaksana tugas Walikota Medan Akhyar Nasution melakukan penggutingan pita sebagai tanda diresmikannya mushalla Iqra SMP Negeri 18 Medan, Rabu (4/12). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 4/12 (LintasMedan) – Pelaksana tugas Walikota Medan, Akhyar Nasution menegaskan bahwa guru berperan penting dalam melahirkan generasi yang berkarakter, karena sumber daya manusia yang unggul di masa depan adalah mereka yang berkarakter.

“Masa depan generasi muda di Kota Medan juga ada di tangan para guru. Para gurulah mempunyai kemampuan untuk melahirkan generasi berkarakter yang akan mengisi kehidupan masa depan,” katanya saat menghadiri acara persmian mushalla Iqra SMP Negeri 18 Medan, Rabu (4/12).

Menurut dia, tugas dan pengabdian para guru akan menjadi amal ibadah yang tak putus-putus, karena ilmu pengetahuan yang diajarkan oleh para guru akan bermanfaat bagi masa depan siswanya.

Ia menekankan, salah satu karakter yang harus dibentuk sejak dini adalah karakter hidup bersih.

“Karakter bersih artinya bersih telah menjadi tanggung jawab pribadi. Kebersihan menjadi cara hidup,” ucapnya.

Dalam acara yang dihadiri Asisten Pemerintahan dan Sosial, Drs. Musaddad Nasution, M. Si., Plt Kadis Pendidikan, Drs. Masrul Badri, M.Psi., Kabag Agama Setdako, Adlan, Kepala Sekolah SMP Negeri 18 Medan, Darmawati Napitupulu, segenap guru dan siswa itu, Plt Wali Kota menekankan, salah satu karakter yang harus dibentuk sejak dini adalah karakter hidup bersih.

“Karakter bersih artinya bersih telah menjadi tanggung jawab pribadi. Kebersihan menjadi cara hidup,” ucapnya.

Kalau karakter bersih ini telah terbentuk, lanjut dia, Medan bersih bukanlah sebuah utopia, melainkan sebuah kenyataan dan sebuah fakta.

Diakuinya, di sejumlah kawasan di ibu kota Provinsi Sumut itu kini mulai terlihat peningkatan kebersihan dan jumlah titik lokasi genangan air juga berkurang.

Bahkan, katanya, di Medan kini sudah banyak pula bermunculan gang-gang swafoto.

“Kita harus membuat Medan ini indah dan cantik agar kita tidak merusak keindahan itu,” ucapnya.

Akhyar juga berpesan kepada Plt Kadis Pendidikan Medan agar membuat kondisi yang nyaman bagi para guru dalam menjalankan tugas mengajarnya.

“Bantu para guru dalam proses mengajar. Bantu mereka agar proses adminsitrasi yang dilalui tidak mempengaruhi kualitas pengajaran yang mereka berikan kepada para murid,” tuturnya.

Dalam acara peresmian mushalla itu, Plt Walikota juga mengapresiasi Kepala SMP Negeri 18 Medan yang telah berhasil membangkitkan semangat kegotongroyongan dalam membangun tempat ibadah tersebut.

“Usaha yang dilakukan Kepala SMP Negeri 18 Darmawati yang non muslim ini juga menunjukkan budaya inklusi yang telah berkembang di Medan. Ini patut diapresiasi,” ujar dia.

Sebelumnya, Kasek SMP Negeri 18 Medan Darmawati Napitupulu, melaporkan, perencanaan dan pekerjaan pembangunan mushalla ini berlangsung sejak setahun lalu.

“Kita bersyukur, berkat bantuan dari para alumni yang bersinergi dengan para orang tua murid, dan para guru, Musala ini dapat kami bangun,” katanya. (LMC-04)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey