Home / Medan / Festival Barongsai Sumut Berperan Perkuat Semangat Kebhinekaan

Festival Barongsai Sumut Berperan Perkuat Semangat Kebhinekaan

Pelaksana tugas Walikota Medan Akhyar Nasution bersama Konjen Tiongkok untuk Kota Medan Qiu Wiewie, Ketua DPRD Medan Hasyim, Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis dan Ketua Masyarakat Tionghoa Indonesia Sumut Juswan Tjoe melakukan pemukulan gendang sebagai tanda dibukanya Festival Barongsai se Sumut tahun 2019, di Medan, Minggu (15/12). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 16/12 (LintasMedan) – Penyelenggaraan Festival Barongsai tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tahun 2019 dapat berperan memperkuat semangat kengsaan dan kebhinekaan.

Pernyataan tersebut dikemukakan Pelaksana tugas (Plt) Walikota Medan Akhyar Nasution ketika membuka Festival Barongsai se Sumut serta pelantikan pengurus Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Sumut periode 2018-2022 di Medan, Minggu (15/12).

“Penyelenggaraan Festival Barongsai ini menunjukkan bahwa Sumatera Utara merupakan provinsi yang multikultural dan rumah bagi banyak ragam kebudayaan yang berbeda,” kata Akhyar.

Apalagi, menurut dia, para pemain barongsai yang turut berpartisipasi di festival ini terdiri dari para pemain yang multietnis.

Hal itu, lanjutnya, secara gamblang menunjukkan bahwa seni dan budaya dapat menjadi jembatan yang menghubungkan antar satu etnis dengan etnis yang lain.

“Dengan adanya jembatan penghubung ini, maka perbedaan bukan lagi menjadi alasan untuk tidak bisa bersatu,” ujarnya.

Bahkan, kata Akhyar, perbedaan malah dipandang sebagai salah satu sumber kekayaan yang mewarnai ragam budaya nusantara.

“Ibarat pelangi, perbedaan ragam warna-warninya malah menjadikan ia menjadi semakin indah,” kata Plt Walikota Medan.

Khusus kepada para peserta Festival Barongsai, Akhyar berpesan agar mampu menghasilkan nilai positif dengan menunjukkan kemampuan yang terbaik saat berkompetisi.

“Kalah menang adalah hal yang wajar, tetapi saat menjalankan kompetisi ini jalinlah persabatan kalian hingga kompetisi ini berakhir dan seterusnya,” ucap dia.

“Jagalah persabatan kalian yang telah terjalin selama kompetisi ini. Jangan hanya persoalan kalah dan menang membuat kalian iri satu dengan yang lainnya, karena kalah dan menang merupakan suatu hal yang biasa didalam kompetisi,” pesan Akhyar

Acara pembukaan Festival Barongsai se Sumut 2019 turut dihadiri, antara lain Konsul Jendral Tiongkok untuk Kota Medan Qiu Wiewie, Ketua DPRD Medan Hasyim SE, Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis, Sekjen Federasi Olahraga Barangsai Indonesia (FOBI) Sumut Xaverius, Ketua Masyarakat Tionghoa Indonesia Sumut Juswan Tjoe, dan Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Sumut Tongariodjo Angkasa.

Sebagaimana diketahui, Barongsai merupakan salah satu kesenian tradisional masyarakat Tionghoa yang banyak menarik perhatian masyarakat untuk ditonton.

Permainan yang atraktif dan lincah ini sering ditampilkan pada saat perayaan tahun baru penanggalan China atau Hari Raya Imlek. (LMC-03)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey