Home / Politik / Politikus PKS Minta Polisi Terbuka Soal Kasus Novel

Politikus PKS Minta Polisi Terbuka Soal Kasus Novel

Medan, 28/12 (LintasMedan) – Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid minta polisi lebih bersikap terbuka terhadap kasus Novel Baswedan.

Meski menyatakan mengapresiasi kinerja polisi yang mengklaim telah menangkap dua tersangka pelaku penyiram air keras ke wajah penyidik senior KPK itu, namun Hidayat tetap mengkritisi kasus itu terlalu lama terungkap.

“Apakah dua pelaku menyerahkan diri atau memang berhasil ditangkap, kita tetap mengapresiasi sekaligus mengkritisi kinerja polisi, kenapa sih kasus ini berjalan sangat lambat. Kalau hanya karena faktor dendam kenapa sih sampai lebih dua tahun tidak terungkap,” kata Wakil Ketua MPR ini menjawab wartawan usai membuka Rakorwil PKS Sumut, Sabtu di Hotel Emerald Garden.

Ia mengaku heran karena polisi bisa menangkap teroris dengan cukup piawai hingga ke ujung perkampungan.

“Sedangkan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan itu berlokasi di kawasan Jakarta yang dimana-mana dilengkapi CCTV. Tapi sudah berjalan 2.5 tahun belum juga terungkap,” kata Hidayat.

Untuk itu dia mendesak agar polisi bisa lebih terbuka mengungkap aktor utama dan motif di balik kasus itu.

“Jangan sampai dua orang yang ditangkap itu hanya sebatas sebagai kambing hitam,” ucapnya.

Sebelumnya polisi telah menangkap dua tersangka penyiram air keras terhadap Novel Baswedan, Kamis (26/12) malam setelah peristiwa tersebut berjalan selama 989 hari.

Saat itu, tepatnya 11 April 2017 Novel Baswedan disiram air keras oleh dua orang tak dikenal saat berjalan menuju rumahnya usai menunaikan salat Subuh berjemaah di Masjid Al Ihsan di Jl Deposito I Nomor 8, RT 03 RW 10, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Akibatnya Novel mengalami kerusakan pada dua matanya.

Dua tersangka yang ditangkap oleh tim teknis dari Brimob di kawasan Depok berinisial RB dan RM merupakan anggota Polri aktif.(LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey