Home / Headline / Wagub Ingin Danau Toba jadi Arena Kejuaraan Reli Dunia 2022

Wagub Ingin Danau Toba jadi Arena Kejuaraan Reli Dunia 2022

Ilustrasi – Salah satu peserta reli memacu kendaraannya dalam Kejuaraan Nasional Putaran ke-3 di lintasan Danau Toba, pada 23 Nopember 2019. (Foto: LintasMedan/dok)

Medan, 6/12 (LintasMedan) – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajeksah berkeinginan agar kawasan wisata Danau Toba dipercaya menjadi arena Kejuaraan Reli Duni atau World Rally Championship (WRC) tahun 2022.

“Kita ingin Kejuaraan Reli Dunia 2022 digelar di kawasan Danau Toba, karena kita ingin mempromosikan Danau Toba pada dunia,” katanya di Medan, Jumat.

Wacana menjadikan kawasan wisata Danau Toba menjadi lokasi penyelenggaraan Kejuaraan Reli Dunia 2022 mengemuka dalam pertemuan Wagub Sumut dengan komunitas insan olahraga otomotif di daerah itu.

Menurut Musa Rajeksah yang akrab disapa Ijeck, keinginan untuk menjadikan Danau Toba sebagai arena Kejuaraan Reli Duni 2022 merupakan salah satu upaya mendukung keputusan Presiden Joko Widodo yang telah menetapkan Danau Toba sebagai salah satu kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN).

Karena itu, lanjutnya, Pemprov Sumut senantiasa siap menggandeng berbagai kalangan untuk menggalakkan olahraga berbasis pariwisata, diantaranya reli mobil berskala nasional dan internasional di kawasan Danau Toba.

Pada saat penyelenggaraan Danau Toba Rally 2019 yang juga Kejuaraan Nasional Putaran ke-3, Ijeck mengungkapkan banyak peserta yang merasa terkesan dengan event tersebut.

“Banyak peserta yang mengaku sangat terkesan dengan panorama alam Danau Toba. Menurut mereka tidak ada jalur lintasan reli yang pemandanganya seindah Danau Toba,” kata Ijeck.

Berdasarkan penuturan para peserta Danau Toba Rally 2019 itu, Wagub Sumut menyatakan optimis penyelenggaraan event olahraga otomotif di kawasan wisata itu potensial menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan berkunjung ke danau terbesar di Indonesia itu.

“Saya mengundang rekan-rekan sekalian, karena ingin mendapat saran bagaimana caranya Danau Toba ini bisa dipromosikan dengan baik, mengingat dua event reli yang sukses kita laksanakan, mungkin ke depannya Pemprov Sumut akan lebih menggalakkan wisata yang berbasis olahraga (sport tourism),” ucap disapa Ijeck.

Ia menambahkan, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi juga berkeinginan meningkatkan kegiatan-kegitan berbasis olahraga di Sumut.

“Gubernur juga perhatian terhadap keberlangsungan event olahraga, hal itu terlihat dengan komitmennya untuk membangun sport centre,” ujar dia.

Ia memperkirakan Sumut sebelum akhir tahun 2023 akan memiliki sejumlah gelanggang olahraga bertaraf internasional, termasuk sirkuit bertaraf internasional.

Menanggapi pernyataan Wagub Sumut, Ketua Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut Faisal Arif Nasution menyatakan siap mendukung tekad Pemprov setempat untuk memacu pengembangan cabang olahraga berbasis pariwisata di daerah.

“Kami juga siap mendukung keinginan Pak Wagub menggelar World Rally Championship di kawasan wisata Danau Toba tahun 2022 mendatang,” ucap dia.

Pihaknya menyarankan di kawasan Danau Toba perlu pula diperbanyak penyelenggaraan event reli berskala lokal sehingga jumlah pengunjung yang ingin menyaksikan event olahraga otomotif itu semakin meningkat.

Sebelumnya, Federation Internasional Automobiles (FIA) memberikan lampu hijau bagi Indonesia, khususnya Sumut untuk kembali menggelar World Rally Championship seperti yang pernah digelar di Rambung Sialang, Kabupaten Serdang Bedagai pada 1996.

“FIA mempertimbangkan berikutnya bagi Sumut menjadi tuan rumah WRC,” kata Chairman Stewart FIA, Wayne Scott saat memberikan keterangan pada pembukaan Asia Pasific Rally Championship (APRC) 2019 di Lubuk Pakam, pada 26 Juli 2019. (LMC-03)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey