Home / Sports / Edy Sambut Positif Program KONI Sumut

Edy Sambut Positif Program KONI Sumut

??????

Medan, 14/1 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyambut positif laporan dan program KONI Sumut dalam menghadapi PON XX/2020 yang rencanaya akan digelar Oktober mendatang di Papua.

Gubernur saat menerima audiensi pengurus KONI Sumut di ruang kerjanya, Lantai 10 Kantor Gubernur, Selasa (14/1) sore bahkan menyemangati KONI Sumut pimpinan John Ismadi Lubis untuk melakukan dan memberikan yang terbaik.

Gubernur saat menerima audiensi KONI Sumut didampingi Kadispora H Baharuddin Siagian dan Kepala Bapeda Hasmi Rizal Lubis. Sementara dari KONI Sumut langsung dipimpin Ketua Umum John Ismadi Lubis didampingi Wakil Ketua I Agung Sunarno, Wakil Ketua II Sakiruddin, Sekretaris Chairul Azmi Hutasuhut, Bendahara Agung Santoso.

Turut mendampingi John Lubis, Wakil Sekretaris Kisharianto Pasaribu, Kabid Binpres Mesnan, Kabid Sport Science dan IPTEK Budi Valianto dan Wakil Ketua Litbang Sanusi Hasibuan.

Dalam pertemuan tersebut, Gubsu menyebutkan, selaku mantan Ketua PSSI Pusat, ia tahu betul jika mengurus olahraga sarat dengan uang. “Kalau PSSI dulu butuh minimal Rp 500 Miliar setiap tahun,” ujarnya.

Namun kata Gubsu, hal ini bukan berarti anggaran akan sepenuhnya dituangkan untuk pembinaan olahraga.

Karenanya Gubsu meminta KONI bersama Dispora Sumut dan Bapeda duduk bersama membuat anggaran yang real untuk bisa membuahkan prestasi. “Anggaran harus menyesuaikan. Tidak mungkinlah seperti istilah yang menyebutkan “selawe minta selamat”. Tapi hal ini juga bukan berarti kita bisa seenaknya soal anggaran,” ujar Gubsu mengingatkan.

“Jangan gara-gara PON, rakyat Sumut yang lain jadi susah,” tambahnya.

Gubsu meminta semua pihak termasuk insan olahraga untuk bisa memberi dan berbuat yang terbaik bagi Sumut agar bermartabat.

“Di KONI ada profesor olahraga dan Sumut juga punya Fakultas Ilmu Keolahragaan di Unimed. Mari tuangkan keilmuan kita. Olahraga itu adalah strategi, menemukan atlet dan mempertemukannya dengan pelatih yang tepat untuk membuahkan prestasi sehingga Sumut bermartabat,” ujar Gubsu lagi.
Perlakuan Khusus
Sebelumnya Ketua Umum John Ismadi Lubis melaporkan, dari pelaksaaan Kualifikasi PON baik melalui Porwil maupun Kejurnas, Sumut meloloskan 176 atlet dari 26 cabang olahraga. Sementara cabor yang gagal lolos ke PON ada sebelas yakni binaraga, anggar, baseball/softball, judo, panjat tebing, senam artistik/ritmik, sepakbola putri, tarung derajat, tenis lapangan dan polo air.

KONI Sumut, pada PON XX/2020 menargetkan meraih 19 emas untuk bisa bertahan di posisi 9 besar. Prediksi medali tersebut, tambahnya, diharapkan dari cabor cabor andalan seperti wushu, atletik, karate, tinju, biliar, pencak silat, takwondo, sepatu roda dan sepakbola serta cabor lainnya.
Dan untuk mewujudkan target Sumut, diperlukan perlakukan khusus. Karenanya sejak Minggu (11/1) kemarin seluruh atlet yang lolos PON sudah mengikuti tes fisik, dilanjutkan tes psikologi dan tes kesehatan akhir pekan ini.

Hal ini dimaksudkan agar KONI memiliki rekam jejak tentang si atet. Selain itu, para atlet nantinya akan dimasukkan dalam Pelatda berjalan, dan mulai Juli akan melakukan try ini dan tru out baik di dalam maupun luar negeri.

KONI Sumut mohon dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan seluruh lapisan masyarakat agar persiapan menghadapi PON XX/2020 berjalan lancar.
“Apa yang kita lakukan di PON XX/2020 Papua adalah langkah awal untuk meraih pretasi terbaik di PON XXI/2024 di Aceh Sumut,” kata John.(LMC/rel)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey