Home / Sumut / Gubernur Sumut Paparkan Rencana Pembangunan Wilayah Timur 2021

Gubernur Sumut Paparkan Rencana Pembangunan Wilayah Timur 2021

Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin (kiri) disaksikan Wakil Bupati Langkat Syah Afandin (tengah), menyerahkan cendera mata kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada acara pembukaan pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Wilayah Pantai Timur Sumut tahun 2021, di Stabat, Kabupaten Langkat, Rabu (26/2). (Foto: LintasMedan/ist)

Langkat, 26/2 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, memaparkan sejumlah rencana prioritas pembangunan di wilayah pantai timur provinsi itu tahun 2021.

“Di wilayah pantai timur, ada lima prioritas pembangunan Sumut untuk tahun 2021,” katanya dalam Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Wilayah Pantai Timur Sumut tahun 2021, di Stabat, Kabupaten Langkat, Rabu.

Dalam acara yang dihadiri para bupati dan walikota se wilayah pantai timur Sumut itu, Edy menekankan bahwa tujuan utama penyelenggaraan Pra Musrenbang adalah untuk menyinkronkan pembangunan-pembangunan yang ada di seluruh kabupaten/kota se Sumut serta dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumut tahun 2021.

Wilayah pantai timur Sumut meliputi Kabupaten Langkat, Kota Binjai, Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Batu Bara, Kota Tanjung Balai, Kabupaten Asahan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kabupaten Labuhanbatu, dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Disebutkannya, lima prioritas pembangunan tersebut, masing-masing peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) unggul, serta perluasan akses pendidikan menengah atas dan kejuruan.

Selain itu, lanjut Gubernur, konektivitas antar pusat pertumbuhan wilayah dan pusat-pusat produktivitas, peningkatan jangkauan layanan kesehatan, serta peningkatan nilai tambah sektor agraris dan pariwisata berkelanjutan.

Rencana prioritas pembangunan kawasan pantai timur tahun 2021, antara lain peningkatan ruas jalan Langkat (simpang Tiga Namo Unggas-Tangkahan dan Kuala Simpang-Marike, dan peningkatan ruas jalan Medan (Jalan Seruwai akses KIM ke Deli Serdang dan Jalan Marelan batas Kota Medan).

Selanjutnya, peningkatan ruas jalan Deli Serdang (Deli Tua-Tiga Juhar-Gunung Meriah), dan peningkatan ruas jalan Deli Serdang (Deli Tua-Tiga Juhar-Gunung Meriah dan Lubuk Pakam-Simpang Tanah Abang).

Peningkatan ruas jalan Serdang Bedagai (simpang Pantai Cermin Kanan-Teluk Mengkudu-Tanjung Beringin), peningkatan ruas Jalan Batubara (Simpang Sono-Simpang IV Timbangan Tanjung Tiram) dan pembangunan tol Medan.

“Tanpa perencanaan, pembangunan kita akan gagal. Untuk itu mari kita sinkronisasi rencana pembangunan di Sumut. Mana yang menjadi prioritas kita sepakati dan kita dahulukan,” ujar Edy Rahmayadi.

Dalam acara yang berlangsung aula gedung DPRD Langkat itu, ia menjelaskan, wilayah pantai timur memiliki kontribusi sebesar 74 persen untuk pembangunan Sumut.

Di wilayah ini terdapat Pelabuhan Kuala Tanjung yang berhadapan langsung dengan Selat Malaka, jalur perdagangan yang sangat strategis.

“Sumut bukan hanya meliputi wilayah pantai timur saja, tetapi jika kita bangun ini dengan benar, besar dampaknya untuk Sumut secara keseluruhan,” tuturnya.

Sebelumnya, kedatangan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi ke lokasi acara itu turut disambut oleh Pemangku adat Kesultan Langkat Tuanku Azwar Abdul Jalil Rahmadsah Al-Hajj dengan menyematkan tanjak dan kain songket.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyerahkan bantuan benih padi dan jagung kepada kelompok petani Langkat, bantuan makanan tambahan bergizi untuk siswa SD, pembangunan sumur bor, pembangunan dan bantuan untuk pembangunan Masjid Nurul Iman, Pematang Jaya Langkat. (LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey