Home / Medan / KPU Medan Fasilitasi Diskusi Bahas Rekam Jejak Calon PKK

KPU Medan Fasilitasi Diskusi Bahas Rekam Jejak Calon PKK

Ketua KPU Kota Medan Agussyah Ramadani Damanik (ketiga kanan) didampingi para Komisioner lainnya mengikuti diskusi bertema ‘Mencari Calon PPK yang Berintegritas’ di aula kantor KPU Medan, Selasa (4/2). (Foto: LintasMedan/Irma)

Medan, 4/2 (LintasMedan) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan memfasilitasi kegiatan diskusi terbuka untuk membahas proses penerimaan dan rekam jejak calon panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang hingga saat ini masih berlangsung.

Acara diskusi berlangsung di aula kantor KPU Medan, Selasa, melibatkan peserta dari kalangan insan pers dengan mengangkat tema ‘Mencari Calon PPK yang Berintegritas’.

Ketua KPU Kota Medan, Agussyah Ramadani Damanik menjelaskan, diskusi terbuka dilakukan bagian dari upaya untuk meminta tanggapan masyarakat dalam melihat atau menelusuri rekam jejak calon PPK.

“Kami menilai kalangan insan pers tentu punya jangkauan luas di masyarakat, sehingga bisa ikut berperan membantu mensosialisasikan tahapan penerimaan dan tanggapan masyarakat mengenai rekam jejak calon PPK,” paparnya.

Agussyah yang didampingi Komisioner KPU Kota Medan Edy Suhartono, M. Rinaldi Khair, Nana Miranti dan Zefrizal, menambahkn bahwa tahapan penerimaan calon PPK saat ini sudah memasuki penjaringan peserta 10 besar.

Calon PPK yang berintegritas, menurut dia, menjadi poin penting bagi KPU Kota Medan sebelum menetapkan PPK terpilih.

Disebutkannya, tahapan rekrutmen calon PPK meliputi pendaftaran yang diikuti 578 orang pelamar dan pada saat seleksi berkas yang lolos hanya 441 orang.

Setelah itu, pada tahap tes tertulis melalui sistem seleksi dengan menggunakan komputer atau computer assisted test (CAT) jumlah peserta dinyatakan lulus sebanyak 207 orang yang tersebar di 21 kecamatan.

“Selanjutnya KPU Kota Medan akan mencari tahu rekam jejak 207 calon PPK, baik dari sisi sepak terjangnya selama menjadi PPK atau Panwas,” ujar Agussyah.

Salah satu instrumen yang akan dipergunakan untuk mengetahui rekam jejak dan aktifitas dari masing-masing calon PPK adalah melalui penelusuran akun mereka di media sosial (medsos).

Beragam informasi yang ditelusuri dari isi konten medsos tersebut akan menjadi salah satu bahan masukan bagi KPU Medan saat melakukan wawancara kepada masing-masing calon PPK yang dijadwalkan berlangsung pada 8-10 Februari 2020.

Ia menegaskan, KPU Kota Medan akan berupaya lebih cermat dan selektif memilih PPK yang akan bertugas untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Medan tahun 2020.

Sebab, kata dia, panitia ad hoc KPU di lapangan seperti PPK merupakan salah satu ujung tombak dalam pemungutan suara.

Kalangan insan pers yang menjadi peserta dalam diskusi tersebut menilai KPU Kota Medan telah melakukan langkah tepat menggelar forum diskusi sebelum menetapkan nama-nama PPK.

“Langkah transparansi yang dilakukan KPU Kota Medan dalam hal merekrut PPK patut diapresiasi,” Teja Purnama, salah seorang wartawan di Medan.

Pernyataan hampir senada juga diungkapkan peserta diskusi lainnya, yakni Fakhruddin Pohan.

“Di Sumatera Utara, saya memastikan baru kali ini ada diskusi terbuka untuk mencari calon PPK berintegritas seperti ini,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap proses penerimaan calon maupun penetapan nama-nama PPK terpilih tidak terkontaminasi dengan beragam kepentingan.

“KPU Kota Medan dalam menetapkan nama-nama PPK harus berani bersikap tegas dan mencoret nama-nama yang dianggap diragukan integritasnya.” ujar Fakhruddin. (LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey