Home / Medan / Pemko Medan Segera Benahi Kawasan Heritage

Pemko Medan Segera Benahi Kawasan Heritage

Pelaksana tugas Walikota Medan Akhyar Nasution ketika menghadiri rapat pembenahan bangunan Warenhuis di Jalan Hindu serta heritage lainnya yang dipimpin Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, di Medan, Kamis (13/2). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 13/2 (LintasMedan) – Pemerintah Kota (Pemko) Medan tahun 2020 ini mulai melakukan pembenahan dan menata ulang beberapa kawasan heritage atau zona cagar budaya yang diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke ibu kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) itu.

“Pemko Medan mulai berbenah dan menata kawasan heritage yang ada di Kota Medan. Salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan membenahi bangunan peninggalan bersejarah,” kata Pelaksana tugas Walikota Medan Akhyar Nasution ketika menghadiri rapat di kantor gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Kamis (13/2).

Dalam rapat yang dipimpin Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tersebut, Akhyar bersama beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait memaparkan rencana pembenahan bangunan Warenhuis di Jalan Hindu serta heritage lainnya.

Menurutnya, bangunan Warenhuis yang merupakan milik Pemko Medan akan ditata ulang menjadi kawasan pedestrian.

Warenhuis menjadi sorotan, setelah Pemko Medan melakukan bersih-bersih gedung supermarket pertama di Kota Medan itu.

“Warenhuis memiliki nilai sejarah serta menjadi magnet bagi wisatawan tidak hanya nasional maupun internasional,” paparnya.

Selain Warenhuis, pihaknya akan merevitalisasi Lapangan Merdeka serta pendopo yang berada didalamnya.

Pendopo Lapangan Merdeka akan dibangun menjadi dua lantai dan di lokasi itu akan didirikan museum digital yang akan memberikan informasi kepada masyarakat luas ataupun kepada para turis terkait sejarah Kota Medan.

Untuk mengurangi kemacetan di seputaran Lapangan Merdeka, Pemko Medan akan membangun area parkir.

“Pemko Medan juga akan membangun lokasi parkir sehingga masyarakat tidak lagi parkir disembarang tempat,” kata Akhyar.

Hal ini, lanjut Akhyar, dilakukan untuk mengembalikan fungsi semula dari Lapangan Merdeka sehingga masyarakat dapat berolahraga dengan nyaman di kawasan tersebut.

“Kota Medan juga nantinya memiliki wisata malam seperti kawasan Jalan Malioboro di Yogyakarta. Masyarakat juga akan dapat mencicipi kuliner sambil menikmati suasana Kota Medan dimalam hari,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumut mengaku senang dan mendukung perencanaan tersebut karena Kota Medan merupakan wajah dari Provinsi Sumut.

“Saya ingin Lapangan Merdeka benar-benar merdeka dan jangan lupa untuk menonjolkan ornamen-ornamen Melayu di setiap kawasan heritage sebab Kota Medan merupakan Tanah Deli,” kata Edy. (LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey