Home / Sports / PRSI Sumut Gelar Musprov, Kendala Prestasi Akibat Tak Punya Pelatih

PRSI Sumut Gelar Musprov, Kendala Prestasi Akibat Tak Punya Pelatih

Medan, 1/2 (LintasMedan) – Pengprov PRSI Sumatera Utara mengakui kesulitan dalam menciptakan atlet berprestasi cabang olahraga aquatik, akibat ketiadaan pelatih berkompetensi.

“Kami akui selama ini renang dan polo air Sumut tidak punya pelatih yang berkompetensi, ini menjadi salah satu kendala sulit memacu prestasi atlet hingga ke tingkat nasional maupun internasional,” kata Ketua Pengprov PRSI Sumut demisioner, Muchrid (Coki) Nasution saat menyampaikan sambutan di pembukaan Musprov PRSI Sumut, Sabtu (1/2) di Hotel Oyo Raz Residense, Medan.

Mantan anggota DPRD Sumut ini menyampaikan, PRSI Sumut banyak memiliki bibit atlet. Namun diakuinya peran pelatih berkompeten juga sangat mendukung untuk mencetak atlet handal. Jika ini terealisasi ia menyatakan optimistis Sumut mampu mengembalikan kejayaan sebagai lumbung atlet berprestasi.

Coki juga mengakui di era kepemimpinannya sebagai Ketua Umum PRSI Sumut masa bhakti 2014 – 2019 belum bisa berbuat maksimal untuk prestasi aquatik Sumut.

Ketua Pengprov PRSI Sumut masa bhakti 20014-2019 saatbmemberi kata sambutan di acara Musda PRSI Sumut, Sabtu 1/2 di Oyo Raz Residence. (Foto:LintasMedan/irma)

Meski demikian ia menyatakan bangga karena berhasil menghantarkan dua atlet polo air Sumut , mewakili Indonesia di Sea Games lalu.

Apalagi kata Coki tim Pelatnas Indonesia mampu meraih emas di event internasional tingkat Asia Tenggara itu setelah 55 tahun menanti.

Selain itu, PRSI Sumut kata dia saat ini juga berhasil meloloskan tiga atlet, yakni satu nomor renang dan dua loncat indah menuju PON Papua, Oktober 2020.

Sementara itu, Musprov PRSI Sumut diikuti 23 Pengcab se kabupaten/kota dan berlangsung hingga Minggu (2/2).

Musprov dibuka secara resmi Ketua Bidang Organisasi KONI Sumut Sakiruddin SE.

KONI Sumut, kata Sakiruddin berharap kedepan pengcab-pencab kabupaten/kota yang hadir segera mendata klub-klub di wilayahnya.

Sakiruddin mengatakan selama ini KONI cukup kesulitan dalam melakukan pendataan nama- nama atlet di daerah akibat tidak adanya data klub yang akurat.

“Sudah dua tahun kita meminta data ini, kesemua pengprov cabang olahraga, namun hingga kini belum rampung,” ucapnya.

Padahal, kata Sakiruddin data ini sangat penting bagi KONI Sumut dalam upaya menyalurkan bantuan kepada organisasi olahraga, termasuk untuk menggelar penataran pelatih.
“Jika data klub tidak ada diberikan oleh pengcab bagaimana penataran pelatih bisa digelar,” ujarnya.

Musprov tersebut dihadiri Wakil Ketua PB PRSI Salman Simanjorang yang berharap Sumut kembali berjaya di cabang olahraga air ini.
“Semoga kejayaan aquatik Sumut kembali bangkit,” ucapnya.

Dia berharap pengurus PRSI Sumut kedepan bisa lebih bersinergi dengan pemerintah dalam upaya membina atlet.(LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey