Home / Bisnis / Sumut Butuh Pasokan Listrik Tambahan 5.362 MW

Sumut Butuh Pasokan Listrik Tambahan 5.362 MW

Ilustrasi: Petugas melakukan pemeliharaan jaringan listrik. (Foto: LintasMedan/dok)

Medan, 28/2 (LintasMedan) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memproyeksikan hingga tahun 2028 wilayah tersebut membutuhkan pasokan listrik tambahan hingga 5.361 mega watt (MW).

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat melakukan pertemuan dengan rombongan Komisi VI DPR RI ynag dipimpin Martin Manurung di Medan, Jumat, mengemukakan, tambahan pasokan listrik tersebut mendesak direalisasikan untuk mendukung peningkatan pertumbuhan investasi dan pelaksanaan 16 program pembangunan prioritas di Sumut.

“Pasokan daya yang tersedia saat ini hanya 2.800 MW. Sumut masih membutuhkan penambahan pembangkit listrik baru meski kondisi kelistrikan Sumut saat ini surplus sekitar 700 MW,” paparnya.

Menurut Edy, ketersediaan energi listrik menjadi daya tarik kuat bagi investor untuk menanamkan modal di Sumut.

Dikatakannya, Sumut belum lama ini mengalami pengalaman yang kurang menggembirakan karena puluhan calon investor asal Hong Kong batal menanamkan modal dengan alasan ketersediaan listrik di provinsi itu masih di bawah angka yang mereka butuhkan.

Para investor asing yang batal mengembangkan investasi di Sumut itu, menurut dia, akhirnya beralih ke Majalengka, Jawa Barat.

“Saya agak sedikit sewot. Setelah saya telusuri, ternyata persoalannya adalah energi lisrik,” ujar Edy.

Untuk memacu pertumbuhan investasi di Sumut, menurut dia, mutlak didukung ketersediaan pasokan energi listrik dengan membangun pusat pembangkit listrik baru.

Pemprov Sumut, lanjutnya, telah mengundang investor untuk membangun pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) berkapasitas 4.800 MW di Kabupaten Batu Bara.

Infrastruktur PLTGU tersebut direncanakan dibangun oleh PT Hanlim Power Indonesia (HPI), anak perusahaan Hanlim Power Coorporation (HPC) Korea Selatan.

Namun, kata Edy, rencana pembangunan PLTGU di Kabupaten Batu Bara belum terealisasi karena PT PLN (persero) belum menerbitkan izin.

Karena itu, pihaknya berharap kepada Komisi VI DPR RI agar turut mendukung pembangunan PLTGU tersebut yang direncanakan dilaksanakan dalam tiga tahap. (LMC-03)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey