Home / Luar Negeri / Tentara Thailand yang Tewaskan 21 Orang Akhirnya Ditembak Mati

Tentara Thailand yang Tewaskan 21 Orang Akhirnya Ditembak Mati

Sebuah foto tersangka yang jadi buronan dipasang di poster setelah penembakan massal terjadi di Kota Nakhon Ratchasima, dalam dokumen yang dikeluarkan oleh The Crime Suppression Bureau di Thailand, Sabtu (8/2). (Foto: LintasMedan/ist)

Bangkok, 9/2 (LintasMedan) – Pihak kepolisian Thailand membenarkan Sersan Mayor Jakrapanth Thomma, seorang tentara yang melakukan aksi penembakan brutal di mal Terminal 21 Korat pada Sabtu (8/2), akhirnya berhasi ditembak mati.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, serangan brutal tentara Thailand itu mengakibatkan 21 Orang tewas dan beberapa orang lainnya mengalami kritis.

Jakrapanth Thomma ditembak mati aparat setelah sempat bersembunyi di basemen mal Terminal 21, Bangkok, Thailand, Minggu (9/2).

Kepala Divisi Kriminal Kepolisian Thailand, Jirabhob Bhuridej, menjelaskan pascaperistiwa itu situasi mencekam di mal telah berakhir.

Menteri Kesehatan Masyarakat, Anutin Charnvirakul, juga telah mengumumkan kabar ini. Situasi mencekam di mal telah berakhir.

Motif Jakrapanth Thomma melakukan penembakan brutal tersebut juga masih diselidiki.

Sebelum ke mal, Jakrapanth menembak mati tiga orang, satu di antaranya tentara yang merupakan komandannya, di markas militer.

Ia lalu mencuri kendaraan dan senapan di gudang senjata setelah itu kabur ke pusat kota.

Beberapa saat kemudian, Jakrapanth masuk ke dalam mal dan menembak para pengunjung secara brutal.

Jakrapanth sempat mempublikasikan aksi penembakannya lewat fitur live Facebook. Ia memetakan serangan dari markas militer lalu ke mal.

Ia juga mengunggah foto dirinya dan menulis status di halaman Facebook, yaitu “haruskah saya menyerah?” dan “tidak ada yang bisa lolos dari kematian”.
“Saya lelah … saya tidak bisa lagi menarik jari saya.” (LMC-03/int)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey