Home / Medan / Dinkes Sumut: RS Rujukan Tidak Boleh Tolak Pasien Covid-19

Dinkes Sumut: RS Rujukan Tidak Boleh Tolak Pasien Covid-19

Ilustrasi – Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik. (Foto: LintasMedan/dok)

Medan, 29/3 (LintasMedan) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengingatkan seluruh rumah sakit pemerintah muapun swasta di wilayah tersebut tidak boleh menolak pasien terduga maupun positif Covid-19.

“Setiap rumah sakit rujukan harus siap menerima pasien terkhusus pasien Covid-19. Segera laporkan kepada kami jika ada rumah sakit rujukan yang terbukti menolak orang dalam pemantauan atau ODP terkait Covid-19,” kata Kepala Dinkes Provinsi Sumut Alwi Mujahit kepada lintasmedan.com, akhir pekan lalu.

Ia menegaskan, pihaknya akan segera menindaklanjuti pengaduan pasien Covid-19 mengenai rumah sakit rujukan yang terbukti menolak memberikan pelayanan kesehatan.

Dalam keadaan darurat, lanjutnya, fasilitas pelayanan kesehatan, baik pemerintah maupun swasta, dilarang menolak pasien dan/atau meminta uang muka, sebagaimana diatur dalam Pasal 32 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Lebih lanjut Alwi memaparkan, rumah sakit rujukan di Sumut yang dipersiapkan untuk penanganan pasien Covid-19, yaitu RSUP H. Adam Malik, RSUD Kabanjahe, RSUD Dr. Djasamen Saragih, RSUD Tarutung dan RSUD Kota Padang Sidimpuan.

Dalam upaya mengantisipasi lonjakan peningkatan jumlah pasien terjangkit virus corona atau Covid- 19, Pemprov Sumut telah pula menetapkan 11 rumah sakit dan gedung yng berfungsi sebagai tempat rujukan pasien Covid-19.

Sebanyak 11 rumah sakit dan gedung tersebut, yakni RS DR. GL Tobing di Tanjung Morawa, RS Martha Friska 1, RS Martha Friska 2, RS Haji Medan, RS Sari Mutiara Medan, RS Siti Hajar Medan, Asrama Haji Medan, gedung PPSDM Pemprov Sumut, Wisma Atlet, BP PAUD Dikmas Sumut, dan SPN Sampali.

Ia menambahkan, saat ini Pemerintah Provinsi Sumut melalui Dinas Kesehatan setempat dan instansi terkait terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan pelayanan dan sumber daya untuk dapat mengendalikan Covid-19.

Pihak Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, lanjutnya, telah berkoordinasi dengan seluruh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota serta seluruh rumah sakit pemerintah maupun swasta untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kita harus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat salah satunya untuk mencegah persebaran Covid-19,” kata Alwi.

Menjawab pertanyaan berapa besar anggaran yang telah terserap untuk penanganan wabah Covid-19, ia mengaku belum memiliki laporan rinci mengenai pengalokasikan dana yang bersumber dari APBD Sumut tahun 2020 tersebut.

“Dinas Kesehatan Provinsi Sumut tidak mengelola anggaran penanggulangan Covid-19. Kewenangan tersebut ada pada Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumut yang dipimpin Pak Riadil (Riadil Akhir Lubis),” tuturnya. (LMC-03)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey