Home / Kesehatan / Peneliti: Virus Corona Bisa Hidup Menempel di Ponsel

Peneliti: Virus Corona Bisa Hidup Menempel di Ponsel

Foto: Ilustrasi

Medan, 10/3 (LintasMedan) – Menurut peneliti dari Jerman, virus corona bisa hidup di permukaan logam, kaca, atau plastik dan bahan-bahan yang dipakai membuat telepon seluler (ponsel) selama lebih dari sembilan hari.

Hasil penelitian yang dipublikasikan di Journal of Hospital Infection itu menganalisa data dari 22 riset terhadap virus-virus sebelumnya, termasuk virus Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS), Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan virus corona endemik (HCoV).

“Meskipun kekuatan menularkan virus corona di permukaan benda tidak diketahui, namun lebih baik bila kita mengurangi kemampuan virus dengan pembersih disinfektan, terutama pada permukaan yang sering disentuh,” ujar penulis riset, baru-baru ini.

Dalam riset itu, para peneliti menganjurkan agar kita menggunakan pembersih yang mengandung 0,1% sodium hypochlorite (pemutih), atau 62 persen hingga 71 persen ethanol, selama satu menit untuk membersihkan ponsel.

Pembuat ponsel Apple baru-baru ini juga menyatakan bahwa konsumen dapat menggunakan tisu pembersih Clorox atau alkohol isopropyl 70 persen pada layar ponsel buatannya.

Namun disarankan tidak menggunakan aerosol spray, pemutih, atau bahan yang sifatnya merusak.

Disebutkan juga, pembersih sebaiknya disemprotkan langsung ke permukaan ponsel karena hasilnya akan lebih baik dibanding jika menggunakan kain.

Peneliti dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di China, baru-baru ini menemukan bahwa orang yang terinfeksi virus corona bisa meninggalkan virus tersebut di bangku, ponsel, atau benda yang terkena percikan cairan saat pasien bersin atau batuk.

Artinya, benda-benda yang sering dipegang pun memiliki kemungkinan terpapar virus tersebut.

Hal tersebut dibenarkan Charles Gerba, pengajar mikrobiologi dan imunologi di Universitas Arizona, yang menyebutkan bahwa ponsel merupakan benda yang rawan menjadi agen penularan karena jari seringkali secara otomatis meraih ponsel, walaupun permukaannya kotor.

“Padahal kita tidak harus bersin di permukaan ponsel untuk menyebarkan kuman,”kata Gerba.

Disebutkannya, virus dapat berpindah ketika seseorang menyentuh permukaan benda, misalnya handel pintu atau railing tangga, kemudian memegang ponsel kita.”

“Lalu ketika kita pergi ke tempat lain dan menyentuh benda-benda di sana, maka virus pun berpindah dari gedung ke gedung, atau ke kereta, bus, dan meja makan di rumah,” paparnya.

Karena itu, para peneliti menekankan pentingnya secara rutin membersihkan tangan dengan mencuci memakai sabun, serta membersihkan dengan cairan disinfektan pada benda-benda pribadi yang paling sering disentuh. (LMC-03/KCM)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey