Home / Medan / Cegah COVID-19, Akhyar Imbau Kafe Tidak Sediakan Kursi

Cegah COVID-19, Akhyar Imbau Kafe Tidak Sediakan Kursi

Pelaksana tugas Wali Kota Medan Akhyar Nasution (kedua kiri) menyampaikan arahan dalam rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Gedung PKK Kota Medan Jalan Rotan Proyek Petisah, Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Rabu (18/4). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 8/4 (LintasMedan) – Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengimbau kepada seluruh pemilik tempat pelayanan umum, seperti rumah makan, warung kopi atau kafe untuk tidak menyediakan kursi dan meja agar masyarakat tidak berlama-lama berada di tempat tersebut.

Siaran pers Humas Setda Kota Medan, menyebutkan, imbauan tersebut dikemukakan Akhyar ketika memimpin Rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Gedung PKK Kota Medan Jalan Rotan Proyek Petisah, Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Rabu (18/4).

Rapat tersebut juga di ikuti segenap pimpinan Forkopimda dan pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.

“Meski dilarang untuk melayani pelanggan di tempat, pedagang tetap diizinkan untuk beroperasi tanpa menyediakan kursi dan meja,” kata Plt Wali kota.

Pihaknya menyarankan kepafa para pemilik maupun pedagang rumah makan dan kafe untuk mengutamakan pelayanan bawa pulang atau take away.

“Jangan ada tempat nongkrong lagi, begitu juga tempat pelayanan umum lainnya semua tidak ada kursi tunggu,” tegas Akhyar.

Upaya social distancing dan physical distancing tersebut, menurut dia, merupakan salah satu upaya meminimalisir sekaligus memutus mata rantai penularan virus corona.

Ia menambahkan, berdasarkan perkembangan kasus yang terjadi, saat ini Kota Medan dibagi dalam 3 zona yaitu zona merah, zona kuning dan zona hijau.

Masing-masing zona tersebut sangat dinamis yang berarti sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan perkembangan virus tersebut.

Khusus untuk semua pasar yang ada di Kota Medan, baik milik pemerintah maupun swasta, agar membedakan antara pintu masuk dan pintu keluar.

Di setiap pasar juga wajib menyediakan tempat cuci tangan di beberapa titik dan semuanya wajib menggunakan masker, sehingga dapat meminimalisir penularan virus corona melalui sentuhan.

Dalam forum rapat itu, Akhyar mengemukakan bahwa saat ini Pemko Medan juga tengah melakukan realokasi dan refocusing anggaran untuk mengoptimalkan percepatan penanganan COVID-19.

Upaya dalam bidang anggaran ini mendapat sambutan positif dari Wakil Ketua DPRD Medan, H. Rajudin Sagala yang mengikuti rapat itu.

Menurutnya, DPRD Medan siap mendukung kebijakan realokasi dan refocusing anggaran ini demi memperlancar penanganan COVID-19.

Sebelumnya diawal rapat, Plt Wali Kota Medan juga menyampaikan empat tahapan penanganan Covid-19. Keempatnya adalah penanganan kesehatan yang mencakup mencegah dan mengobati, penanganan sosial, ekonomi, dan recovery.

Keempat tahapan ini, lanjut, telah dan tengah dilakukan Pemko Medan. (LMC-03)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey