Home / Sumut / Lima Dokter RSUD Padang Sidimpuan Mundur Karena Insentif Tidak Dibayar

Lima Dokter RSUD Padang Sidimpuan Mundur Karena Insentif Tidak Dibayar

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padang Sidimpuan, Sumatera Utara. (Foto: LintasMedan/dok)

Padang Sidimpuan, 13/4 (LintasMedan) – Lima orang dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padang Sidimpuan, Sumatera Utara dilaporkan mengundurkan diri karena insentif mereka selama beberapa bulan tidak dibayar.

“Alasan mereka mundur karena uang insentif selama beberapa bulan tidak disalurkan,” ujar Direktur RSUD Kota Padang Sidimpuan Tetty Rumondang, Senin (13/4).

Padahal, kata Tetty, keberadaan para dokter spesialis ini merupakan salah satu persyaratan menaikkan akreditasi RSUD Padangsidimpuan.

Apalagi saat ini, RSUD Padangsidimpuan juga menjadi rumah sakit rujukan penanganan Covid-19.

“Untuk menaikkan akreditasi, keberadaan dokter spesialis juga menjadi syarat. Padahal, rencananya, rumah sakit ini akan diusahakan menjadi akreditasi B,” ucapnya.

Menurut Tetty, besaran uang insentif yang akan diterima oleh lima dokter spesialis itu disepakati sebesar Rp20 juta per bulan.

Kesepakatan itu juga sudah disetujui wali kota Padang Sidimpuan dan Badan Keuangan Daerah (BKUD) setempat.

Tetty mengaku tidak mengetahui faktor penyebab belum dibayarnya insentif kepada lima dokter spesialis tersebut.

Namun, diakuinya, keputusan mundur lima dokter spesialis itu akan berdampak terhadap kinerja dan pelayanan medik di RSUD Padang Sidimpuan. (LMC-03/IN)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey