Home / Headline / Ratusan TKI dari Malaysia Dikarantina di Cadika Lubukpakam

Ratusan TKI dari Malaysia Dikarantina di Cadika Lubukpakam

Ilustrasi – Petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke tubuh tenaga kerja Indonesia (TKI) yang baru tiba dari Malaysia guna mencegah penularan virus corona (COVID-19). (Foto: LintasMedan/dok)

Medan, 7/4 (LintasMedan) – Sekitar 500 orang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang pulang dari Malaysia akan dikarantina di Cadika Pramuka Lubukpakam, Kabupaten Deli Serdang, sebelum dikembalikan ke kabupaten/kota asal mereka di Sumatera Utara (Sumut).

“Setelah mereka diperiksa kesehatannya dan mengisi kartu kewaspadaan kesehatan serta relatif steril di Bandara Kualanamu, mereka kita bawa ke Cadika Lubukpakam guna menjalani isolasi, kata Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahit Hasibuan kepada pers di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Rabu (8/4).

Alwi yang juga tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumut, menjelaskan, para TKI tersebut selama menjalani proses isolasi diwajibkan mematuhi protokol kesehatan agar tidak membahayakan keluarganya ketika pulang ke rumahnya masing-masing.

Para TKI itu akan diisolasi selama 14 hari di bawah pengawasan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumut.

Selain itu pihaknya juga akan melakukan prosedur yang saat ini diberlakukan, yakni pemeriksaan kesehatan termasuk pengecekan suhu tubuh, penyemprotan disinfektan kepada TKI maupun barang bawaannya.

Sebelumnya, pihak Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara Kualanamu akan melakukan penanganan sesuai dengan ketentuan SOP Karantina Kesehatan Pelabuhan sebagai pintu masuk melalui pelabuhan udara.

Para TKI yang akan tiba di Bandara Kualanamu pada 9-10 April tersebut dilaporkan adalah TKI bermasalah yang dideportasi oleh Pemerintah Malaysia untuk mengantisipasi penularan wabah virus corona di negeri jiran itu.

Kepala Seksi asi Perlindungan dan Pemberdayaan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Medan, Moch Fuat Wahyudi, mengatakan, mereka yang dideportasi itu adalah TKI bermasalah yang selama ini tahanan imigrasi Malayisa.

Hal ini dilakukan pihak Malaysia mengingat negara itu sedang lockdown dan untuk memutus mata rantai penularan coronavirus, sehingga mereka membebaskan para tahanan TKI bermasalah tersebut. (LMC-03/AN)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey