Home / Sumut / Panen Bawang Merah, Edy Bangga Petani Tetap Semangat

Panen Bawang Merah, Edy Bangga Petani Tetap Semangat

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat menghadiri panen bawang merah di lahan seluas 1 hektare di Desa Liang Pematang, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (4/5).(LintasMedan/ist)

Deliserdang, 2/5 (LintasMedan) – Panen bawang merah di lahan seluas 1 hektare di Desa Liang Pematang, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang akan menjadi motivasi bagi seluruh petani Sumut untuk tetap semangat di tengan pandemi Covid-19 yang meluluhlantakkan hampir seluruh sektor.

Panen kali ini, Sabtu (2/5) langsung disaksikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, sekaligus mengapresiasi para petani bawang.

“Saya bangga petani tetap semangat beraktivitas di tengah situasi sulit saat ini. Ini merupakan contoh bahwa kita harus tetap berdaya dan kuat di tengah pandemi. Petani merupakan pahlawan-pahlawan pangan kita,” kata Edy.

Edy memaparkan saat ini harga bawang merah di pasaran sedang naik dan pemenuhan kebutuhan bawang merah Sumut 50% masih dipasok dari luar provinsi.

“Diharapkan panen ini membantu memenuhi pasokan khususnya jelang Lebaran, serta membantu menstabilkan harga di pasar,” katanya.

Selain untuk panen, Edy juga meninjau lahan-lahan pertanian setempat untuk dijadikan kawasan atau sentra-sentra penghasil bawang merah. Sehingga tujuan untuk swasembada bawang merah dan pangan keseluruhan segera tercapai.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Dahler Lubis menambahkan bahwa saat ini memang produksi bawang merah di Sumut masih memenuhi kebutuhan daerah 40% hingga 50%. Sisanya, masih dari luar Sumut.

“Untuk itu, kita sedang gencar dan usahakan pembentukan sentra-sentra komoditas bahan pangan utama, khususnya yang sering mempengaruhi inflasi. Seperti, cabai merah, bawang merah dan lainnya. Kita bermitra dengan petani, bantu bibit, hingga pupuk,” katanya.

Kepala Desa Liang Pematang Bahagia Tarigan merasa bersyukur sekaligus merasa terhormat dengan kehadiran Gubernur Edy Rahmyadi yang turut serta ikut panen bawang merah di desanya. “Ini tentu menjadi penyemangat bagi kami dan bangga bisa membantu kebutuhan bawang merah di Sumut,” tutur nya.

Lahan 1 hektare lebih ini, papar Bahagia Tarigan yang juga sebagai petani, akan menghasilkan sekitar 16 ton bawang merah untuk dipanen.

Usai meninjau dan panen bawang merah, gubernur juga menyerahkan bantuan puluhan paket sembako kepada warga sekitar dan para kelompok tani setempat. “Semoga meringankan kebutuhan Bapak/Ibu di tengah pandemi ini,” ucapnya.(LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey