Home / Sumut / Perekonomian Madina Masih Terkendali

Perekonomian Madina Masih Terkendali

Pasar Baru Mandailing Natal (Foto:LintasMedan/ist)

Madina, 10/8 (LintasMedan) – Perekonomian masyarakat di Kabupaten Mandailing Natal hingga saat ini masih dapat dikendalikan meski ada beberapa sektor yang terimbas akibat Covid-19 namun dalam tingkat kewajaran. Senin (10/8).

Kabag Perekonomian Mandailing Natal Yuri Andri menjelaskan sektor yang menurun itu berkaitan dengan sektor pendidikan, sektor infrastruktur dan sektor perdagangan seperti kopi. 

Untuk infrastruktur sebelumnya memiliki banyak paket namun saat ini hanya ada beberapa paket. Sektor pendidikan pada bidang bisnis penjualan perlengkapan sekolah sementara pada kopi yang terkena imbasnya adalah pengusaha – pengusaha kopi yang mana sebelumnya bisa menjual kopi 10 – 20 Kg perbulan sekarang menurun 1 Kg dalam seminggu.

Menurunnya daya beli masyarakat dikatakannya bukan dikarenakan masyarakat yang tidak mampu hanya saja masyarakat di saat pandemi ini lebih perhitungan dan lebih memilih berjaga-jaga.

“Kita lihat saja yang bukan proyek pemerintah. Masyarakat banyak membangun rumah,” katanya.

Pendapatan masyarakat Madina menurun bukan disebabkan Covid-19. Seperti halnya karet, walet, sawit. Jelasnya kalau ini terimbas. Sudah sejak dari kwartal terakhir 2019 sebelum Covid.

“PAD Madina turun karena ada kebijakan dari pusat merefocusingkan dan pemangkasan anggaran serta target pendapatan karena sektor swasta ditoleransi bayar pajak,” jelasnya.(LMC-04)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey