Home / Gaya Hidup / Banyak Warga Bercocok Tanam Selama Pandemi Covid-19

Banyak Warga Bercocok Tanam Selama Pandemi Covid-19

(Foto:LintasMedan/irma)

Medan, 12/9 (LintasMedan) – Bercocok tanam khususnya memelihara tanaman hias belakangan semakin digemari masyarakat.

Pandemi Covid-19 saat ini membuat sebagian orang lebih betah di rumah agar dapat terhindar dari virus berbahaya tersebut.

Untuk mengisi waktu luang di rumah, banyak orang memanfaatkannya dengan menanam bunga.

Tempat -tempat penjual bunga juga semakin ramai didatangi konsumen, begitu juga pot-pot bunga di sejumlah toko ludes diborong warga.

Pantauan wartawan, Sabtu di toko grosir pot bunga kawasan Sambu, penjual kewalahan melayani pembeli.

“Umumnya yang beli para penjual bunga bukan hanya dari Medan, namun juga berbagai wilayah lainnya,” kata Lina pelayan toko.

Umumnya mereka yang datang membeli pot bunga dalam jumlah besar.

Sementara di sejumlah usaha bunga seperti di kawasan Jalan Pancing Medan juga ramai pembeli. Berbagai macam bunga dengan harga bervariasi bahkan ada yang dihargai hingga jutaan rupiah.

“Kalau yang jenis bunga impor dan perkembangannya agak sulit, harganya pasti mahal,” kata Tarigan.

Umumnya saat ini, kata dia bunga-bunga jenis daun sangat diminati, seperti aglonema maupun jenis keladi.

Cara budi daya tanaman hias

Bagi yang memiliki hobi bercocok tanam, terkadang mengalami keksulitan dalam melakukan perawatan.

Tentu sangat membuat kesal ketika bunga yang dibeli dengan harga mahal, tiba-tiba layu, batang mengalami pembusukan atau mati.

Kini sudah dikembangkan berbagai teknik bercocok tanam khususnya untuk membudidayakan tanaman hias.

Berbagai media bisa digunakan mulai dari tanah hingga air.

Namun, yang akan dibahas dalam artikel ini adalah khusus cara menanam dan perawatan tanaman hias dalam pot.

Mengembangbiakkan tanaman hias di dalam pot memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah tidak memerlukan lahan yang luas dan dapat memanfaatkannya sebagai dekorasi interior rumah.

Agar tanaman hias dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, berikut adalah cara-cara yang bisa dilakukan.

Memilih pot atau media tanam, pastikan pot yang digunakan mempunyai lubang minimal lima buah di bagian bawahnya. Lubang ini berfungsi agar ketika menyiram tanaman, airnya tidak menggenang pada tanah.

Sebelum melakukan penanaman bibit, pemilihan media dan wadahnya merupakan salah satu komponen yang penting. Anda harus dapat menyesuaikan ukuran pot dengan tanaman.
Sebaiknya pot yang digunakan tidak terlalu besar untuk tanaman baru.

Kemudian memberikan lapisan pada pot sebelum memasukkan media tanam. Lapisan bisa berupa krikil, pecahan batubata, busa bunga maupun sabut kelapa.

Bahan-bahan tersebut membuat media tanam tidak padat dan dijadikan sebagai penahan untuk tumbuh kembang akar serta batang sehingga tanaman hias tidak akan mudah tumbang.

Langkah selanjutnya adalah mengisi pot dengan media tanam yakni tanah yang sudah dicampurkan dengan beberapa pupuk alami seperti pupuk kandang dan pupuk urea serra sekam.

Isi pot dengan tanah kurang lebih 1/3 bagian kemudian masukkan tanaman. Isi kembali dengan tanah namun jangan sampai mencapai puncak pot. Sisakan kurang lebih 2cm agar ketika disiram, air tidak akan meluber.

Tanaman yang mendapat sinar matahari, khususnya pagi hari akan tumbuh lebih subur dan sehat dibandingkan dengan tanaman yang kurang mendapatkan asupan cahaya.

Sinar matahari sangat berguna bagi tanaman untuk proses fotosintesis. Sedangkan untuk perawatannya tidak berbeda jauh dengan tanaman pada umumnya yakni membutuhkan air dan pupuk. Kemudian yang tidak kalah penting adalah Anda harus mengganti pot ketika tanaman hias sudah bertambah besar agar tidak roboh.(LMC-02/int)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey