Home / Headline / Zona Merah, Rencana Belajar Tatap Muka di Madina Dibatalkan

Zona Merah, Rencana Belajar Tatap Muka di Madina Dibatalkan

Plt Kadis Pendidikan Madina Ahmad Gong Matua .(Foto:LintasMedan/irwan Arifianto)

Madina, 14/9 (LintasMedan) – Persiapan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang akan melaksanakan kegiatan belajar tatap muka terpaksa dibatalkan akibat perubahan zona.

“Ya otomatis ditiadakanlah semua. Yang menentukan bukan kita, kita hanya objek saja,” kata Plt Kadis Pendidikan Madina Ahmad Gong Matua kepada lintasmedan.com di ruang kerjanya Senin (14/9).

Sebelumnya telah direncanakan pada 1 September lalu akan diberlangsungkannya kegiatan belajar secara tatap muka. Namun keputusan itu dibatalkan karena adanya perubahan zona.

Padahal sebutnya, kesiapan sekolah sudah mencapai 83 persen untuk melaksanakan belajar tatap muka. Pihak sekolah pun sudah menyiapkan kebutuhan sesuai protokol kesehatan.

“Yang mengizinkan itu kan pemerintah kabupaten termasuklah Dinas Kesehatan. Mereka sudah menyatakan kesiapan kita 83 persen sesuai protokol kesehatan. Kita juga berencana membuat shif, dua shif perhari. Lantas karena kita berubah zona otomatis ditiadakanlah semua,” sebutnya.

Ia menjelaskan berdasarkan SK 4 Menteri yang diperbolehkan buka sekolah hanya zona hijau dan kuning berikut juga dengan peraturan gubernur. Sementara Kabupaten Madina sudah masuk zona merah.

Meski demikian sambungnya, pembelajaran itu tetap dilakukan jika memungkinkan dengan cara sistem online. Namun jika ada permasalahan dengan jaringan atau ketiadaan, pihaknya akan melaksanakan kegiatan belajar dengan cara kunjungan kelas atau kunjungan rumah.(LMC-04)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey