Home / Medan / Pjs Wali Kota Medan Minta KPUD Antisipasi Pelaksanaan Pilkada terkait COVID-19

Pjs Wali Kota Medan Minta KPUD Antisipasi Pelaksanaan Pilkada terkait COVID-19

Pejabat sementara Wali Kota Medan Arief Sudarto Trinugroho (kiri) menerima maskot Pilkada Medan 2020 dari Ketua KPUD Medan Agusyah Ramadani Damanik (kanan), di Balai Kota Medan, Rabu (8/10). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 7/10 (LintasMedan) – Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Medan, Arief Sudarto Trinugroho meminta Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat untuk menyiapkan langkah antisipasi dalam pelaksanaan Pilkada 2020 seiring dengan perkembangan wabah virus corona atau COVID-19.

“Yang rawan saya lihat ketika masyarakat datang ke TPS dan menumpuk untuk menunggu giliran mencoblos. Saya minta KPU dapat mengatasinya dengan baik,” katanya menerima kunjungan Komisioner KPU Kota Medan di Balai Kota Medan, Rabu (8/10).

Kedatangan Komisioner KPUD Kota Medan dipimpin Agusyah Ramadani Damanik didampingi dua komisioner lainnya.

Menurut dia, pelaksanaan Pilkada Medan 9 Desember 2020 berbeda dari pilkada sebelumnya karena berlangsung di tengah pandemi COVID-19.

Karena itu, pihaknya berpesan kepada KPUD Medan agar jangan sampai terjadinya kluster baru setelah pelaksanaan pilkada di ibu kota Provinsi Sumatera Utara.

Dia juga menyatakan siap mendukung sosialisasi yang akan dilakukan KPUD Kota Medan, sehingga masyarakat tidak ragu mendatangi TPS untuk menetukan pilihannya.

“Masyarakat harus diyakinkan bahwa pilkada benar-benar aman dan sehat,” tuturnya didampingi Kepala Badan Kesbangpol Kota Medan Sulaiman Harahap, Kadis Kesehatan Edwin Effendi serta Kabag Tata Pemerintahan Setdako Medan Ridho Nasution.

Ketua KPUD Kota Medan, Ramadani Damanik Agusyah, mengatakan bahwa tahapan kampanye telah dimulai sejak 26 September hingga 5 Desember 2020.

“Kami juga tengah dalam proses rekrutmen anggota PPKS yang berjumlah sekitar 38.000 orang. Rekrutmen calon anggota KPPS telah dibuka sejak kemarin (7/10) sampai 13 Oktober mendatang,” paparnya.

Salah satu persyaratan untuk bisa mengikuti seleksi harus mengikuti pemeriksaan kesehatan di seluruh puskemas di Kota Medan guna mendapatkan surat kesehatan.

“Kami sangat mengharapkan dukungan Pemko Medan sehingga pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dapat berjalan dengan lancar,” ucapnya.

Terkait rencana tersebut, Kadis Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi, menjelaskan bahwa pihaknya telah menugaskan seluruh puskesmas di Kota Medan yang berjumlah 41 unit yang tersebar di 21 kecamatan guna membantu seluruh calon anggota PPKS untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Hari ini kita sudah sampaikan kepada seluruh puskesmas. Besok, mereka sudah dapat memulai pelayanan kesehatan. Kita tergetkan dalam sepekan, pemeriksaan kesehatan akan selesai,” ujar dia. (LMC/Irma yuni)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey