Home / Medan / Warga Membandel, Satgas COVID-19 Sumut Gencarkan Razia Protokol Kesehatan

Warga Membandel, Satgas COVID-19 Sumut Gencarkan Razia Protokol Kesehatan

Petugas Satgas COVID-19 Mebidang melakukan razia protokol kesehatan terhadap pengunjung tempat hiburan di Jalan Veteran Komplek BTC, Marelan, Kecamatan Labuhan Deli, Deli Serdang, Jumat (9/10) malam. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 10/10 (LintasMedan) – Razia protokol kesehatan di sejumlah tempat usaha hiburan dan kuliner terus ditingkatkan oleh Tim Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan COVID-19 Sumatera Utara (Sumut) bersama TNI dan Polri di Kota Medan, Binjai dan Kabupaten Deli Serdang.

Langkah tegas ini diambil karena masih banyak pengunjung dan pemilik usaha di Medan, Binjai dan Deli Serdang (Mebidang) dinilai membandel dalam mematuhi protokol kesehatan.

“Luar biasa kalian, berkumpul di saat pandemi seperti ini, tidak ada yang melakukan protokol kesehatan. Siapa pemilik tempat ini, mengaku saja, kalau tidak saya akan tutup tempat ini,” ujar Koordinator Tim I Satgas COVID-19 Mebidang, Kolonel Azhar Mulyadi di sela memimpin razia tempat hiburan di Jalan Veteran Komplek BTC, Marelan, Jumat (9/10) malam.

Di lokasi tersebut Tim Satgas mendapati 11 orang pria dan wanita tanpa mengenakan masker sedang bermain dindong dan game ikan.

Karena tidak ada pengelola tempat yang datang, akhirnya Tim Satgas langsung membubarkan dan menutup tempat hiburan tersebut.

Pada razia Jumat (9/10) malam tersebut, Tim Satgas COVID-19 Mebidang melayangkan empat surat teguran tertulis kepada pemilik usaha, 12 orang sanksi fisik dan satu orang dikenakan sanksi non fisik.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam berbagai kesempatan selalu mengingatkan masyarakat di wilayahnya bahwa disiplin dan patuh terhadap protokol kesehatan adalah harga mati dan hal yang tidak bisa ditawar-tawar dalam upaya mencegah dan mengendalikan COVID-19.

Namun, ia menyesalkan sebagian masyarakat di wilayahnya masih mengabaikan protokol kesehatan, yang berakibat penambahan kasus positif di tengah pandemi COVID-19.

Padahal, katanya, pemerintah daerah di Sumut sudah menggencarkan operasi dalam mendisiplinkan masyarakat supaya menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona tersebut.

“Mulai dari pemberian sanksi sosial, penarikan e-KTP, denda uang maupun lainnya, sudah diberlakukan. Ini dia penyebabnya, masyarakat masih banyak yang bandel-bandel. Mereka tidak mau menggunakan masker. Tidak mau mengikuti anjuran pemerintah, susah diatur,” ujar Edy Rahmayadi.

Meski demikian, Gubernur Sumut beserta jajarannya akan terus berupaya mengingatkan masyarakat supaya disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, jaga jarak, rajin mencuci tangan dan tidak kerumunan.

“Kita semua harus bersatu untuk menangani pandemi ini. Kunci penyelesaian kasus ini ada di tangan masyarakat. Jika kita semua disiplin, maka saya berkeyakinan, pandemi ini berakhir. Tinggalkan budaya hidup lama,” katanya.

Berdasarkan data dalam 24 jam terakhir hingga Sabtu (10/10) pukul 12.00 WIB, jumlah pasien terkonfirmasi/positif COVID-19 kasus sebanyak 11.247, sembuh 8.549, meninggal 462 orang. (Irma Yuni)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey