Home / Headline / Said Hasan dan Dwi Laila Safira Terpilih jadi Duta Genre Medan 2020

Said Hasan dan Dwi Laila Safira Terpilih jadi Duta Genre Medan 2020

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Medan Usma Polita (kanan) menyerahkan piala dan piagam penghargaan kepada Muhammad Said Hasan (kiri) dan Dwi Laila Safira (kedua kiri) setelah terpilih menjadi Duta Generasi Berencana (Genre) 2020 tingkat Kota Medan, Sabtu (14/11). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 14/11 (LintasMedan) – Muhammad Said Hasan dan Dwi Laila Safira terpilih menjadi Duta Generasi Berencana (Genre) 2020 tingkat Kota Medan yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB) Kota Medan.

Kedua remaja ini nantinya selama setahun akan menjadi Duta Genre Kota Medan dan mengkampanyekan bahwa merencanakan pendidikan, keluarga dan kesehatan akan bermanfaat bagi mereka ketimbang harus menikah dalam usia muda.

Pemilihan duta Genre 2020 digelar di Hotel Tiara Medan, Sabtu (14/11) malam dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. 30 finalis terpilih sebelumnya mengikuti uji kompetensi selama tiga hari dari masa karantina hingga malam grand final.

Kepala Dinas PP dan KB Kota Medan, Usma Polita berharap Duta Genre 2020 Kota Medan tersebut dapat berperan dalam mensosialisasikan program Genre di lingkungan institusi pendidikan dan masyarakat.

“Di lingkungan masyarakat secara umum ikon Duta Genre memberi nilai lebih dalam melaksanakan sosialisasi program dan secara khusus duta ini juga membantu dalam sosialisasi program dan keluarga berencana,” ujarnya.

Kongkretnya, Duta Genre mampu menjadi perpanjang tangan dan jembatan pemerintah dalam menyampaikan, menangani dan menyelesaikan berbagai persoalan remaja yang terjadi.

Dikatakan Usma, Genre memiliki banyak program yang bisa mengedukasi remaja sehingga dapat membentuk karakter dan berimplikasi positif pada diri remaja di Kota Medan.

Program Genre merupakan suatu program pembinaan remaja yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam rangka mewujudkan remaja yang berperilaku sehat, terhindar dari resiko Triad KRR atau seks pra nikah, pernikahan usia dini dan Napza serta merencanakan masa depannya dan mampu melalui 5 transisi kehidupan remaja.

Program ini dilaksanakan melalui dua pendekatan, yaitu pendekatan kepada remaja itu sendiri melalui pengembangan Pusat Informasi dan Konseling (PIK) remaja/mahasiswa dan pendekatan kepada orang tua melalui pengembangan kelompok Bina Keluarga Remaja (BKR).

Pendekatan lainnya yaitu pengembangan kelompok kegiatan, program Genre juga disosialisasikan di sekolah, perguruan tinggi dan pondok pesantren.

Karena itu, lanjutnya, Pemko Medan melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana setempat senantiasa merespon permasalahan remaja tersebut melalui program Genre. (LMC-03)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey