Home / Hukum / Delapan Bulan Buron, Penipu PNS Dibekuk

Delapan Bulan Buron, Penipu PNS Dibekuk

Foto:LintasMedan/ist

Menggala, 19/1 (LintasMedan) – Buron selama delapan bulan, seorang pemuda berinisial IA,24, warga jalan Garuda Hitam , Kelurahan Pasar Pemiri , Kecamatan Lubuklinggau Barat ll,Kota lubuk Linggau, Sumatera Selatan ,di tangkap polisi tim gabungan dari Polsek Me nggala bersama Tekan 308 Polres Tulangbawang.

Pemuda yang berprofesi sebagai karyawan swasta ini, ditangkap akibat kasus penipuan terhadap seseorang yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Jum’at (15/1) sore aparat Polres Tulangbawang. menangkap pelaku tak jauh dari rumah nya,di jalan Garuda Hitam, Kelurahan Pasar Pemiri,”kata Kapolsek Menggala Iptu Holili mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Andy Siswantoro SIK,Senin (18/01).

Iptu Holili mengatakan , tindak pidana yang dilakukan oleh IA ini terjadi hari Selasa pekan lalu,pukul 11.00 WIB, di rumah korban Reni Emelda ,45, berprofesi pegawai negeri sipil (PNS), Warga Kelurahan Menggala Selatan , Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang.

Saat itu pelaku yang bekerja sebagai karyawan koperasi simpan pinjam , datang sendirian ke rumah korban untuk menagih angsuran bulanan koperasi kepada korban.

Korban berkata bahwa dia belum bisa membayar karena sepada motor Yamaha NMAX warna putih ,BE 4447 TJ, milik nya belum laku terjual.

Pelaku kemudian menjanjikan kepada korban bahwa dirinya dapat menjual sepeda motor milik korban ini karena ada pembeli yang mau , korban lalu memberikan kunci kontak dan STNK kepada Pelaku Untuk ditujukkan kepada pembeli , sedangkan sepeda motor inventaris kantor milik pelaku di tinggalkan di rumah korban.

Satu jam sejak sepeda motor Yamaha NMAX milik korban dibawa oleh pelaku , korban mencoba menelpon nomor handphone milik pelaku sudah tidak bisa dihubungi lagi, korban merasa tertipu dan mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp.19 Juta serta hari itu juga langsung melaporkan ke Mapolsek Menggala.

Saat di tangkap oleh petugas Gabungan , pelaku mengakui semua perbuatannya dan sepeda motor Yamaha NMAX milik korban sudah dijual oleh pelaku kepada seseorang dengan sistem cash on delivery (COD), melalui akun Facebook (FB) seharga Rp.6 Juta.

Pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolsek Menggala dan dikenakan Pasal 378 KUHP Pidana tentang penipuan dan atau Pasal 372 KUHPidana tentang penggelapan , Diancam dengan pidana penjara paling lama 4 tahun.(LMC/C05)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey