Home / Medan / Sumut Terima Tambahan 34.840 Dosis Vaksin COVID-19

Sumut Terima Tambahan 34.840 Dosis Vaksin COVID-19

Sekretaris Daerah Provinsi Sumut R Sabrina (ketiga kiri) menerima secara simbolis tambahan 34.840 dosis vaksin untuk Sumut, di Posko Satgas Penanganan COVID-19 Sumut Jalan Jenderal Sudirman Medan, Jumat (15/1). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 15/1 (LintasMedan) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mendapat tambahan vaksin COVID-19 jenis Sinovac sebanyak 34.840 dosis sehingga Sumut total mendapat 74.840 dosis.

Vaksin tambahan itu dibawa menggunakan pesawat dari Jakarta dan tiba di Bandar Udara Kualanamu, Deli Serdang dan diterima secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekda) Sumut R Sabrina di Posko Satgas Penanganan COVID-19 Sumut Jalan Jenderal Sudirman Medan, Jumat (15/1).

Selanjutnya, pada hari yang sama dengan pengawalan ketat dari kepolisian, vaksin dibawa ke gudang Dinas Kesehatan Sumut di Jalan HM Yamin Medan.

“Vaksin tersebut diutamakan untuk tenaga kesehatan di Sumut yang berjumlah sekitar 72 ribu orang yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sumut,” kata Sabrina.

Dengan tambahan pasokan vaksin tersebut, menurut dia, jatah vaksin termin pertama untuk Sumut sudah terpenuhi.

Ia menambahkan, seluruh vaksin tersebut ditargetkan sudah selesai didistribusikan sekitar awal Februari 2020.

Untuk kesiapan penyimpanan vaksin, menurut Sabrina, sudah aman dan pihak Pemprov Sumut sebelumnya telah melakukan peninjauan dan supervisi di kabupaten/kota.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahit, menjelaskan, usai pelaksanaan vaksinasi perdana di Sumut pada Kamis (14/1), vaksinasi secara bertahap mulai dilakukan di wilayah Medan, Binjai, Deliserdang (Mebidang).

Selanjutnya, akan dilaksanakan di 30 kabupaten/kota di luar Mebidang.

Dikatakan Alwi, pihaknya telah menyiapkan sejumlah fasilitas pendingin atau cold storage dan melatih 1.500 vaksinator.

“Jumlah tenaga vaksinator di Sumut masih akan terus bertambah, termasuk logistik vaksinator dan pendukung pelaksanaan vaksinasi. Pemprov juga telah berkoordinasi dengan kabupaten/kota mengenai kesiapan vaksinasi,” paparnya.

Selain memberikan vaksin, kata dia, tenaga medis juga harus siap apabila terjadi kejadian ikutan dan reaksi simpang (KIPI), seperti nyeri, demam dan lain sebagainya.

Jika KIPI terjadi kepada orang yang baru selesai divaksin, kata Alwi, hal tersebut masih wajar dan tidak perlu dikhawatirkan. (LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey