Home / Headline / Tambang Ilegal Rusak Potensi Wisata Madina

Tambang Ilegal Rusak Potensi Wisata Madina

Salah satu lokasi tambang di Kabupaten Madina . (Foto:LintasMedan/ist)

Madina, 26/1 (LintasMedan) – Keindahan alam Kabupaten Mandailing Natal (Madina) layak dijadikan obyek wisata. Pemda melalui Dinas Pariwisata berupaya mengembangkan potensi ini namun keberadaan tambang ilegal terkesan merusak kelestarian alam hingga berpotensi ikut mengganggu iklim pariwisata di wilayah itu.

Banyak tempat di kabupaten ini yang bisa dikembangkan, kelestarian alamnya khususnya di kawasan pantai barat mempunyai panorama alam yang memiliki nilai jual. Suatu anugerah bagi Madina yang dikelilingi bukit barisan. 

“Objek wisata kita itu banyak, ada 150 lebih. Pantai barat itu salah satu destinasi yang ukurannya bisa berstandart international,” kata Kepala Dinas Pariwisata Madina Ahmad Yasir Lubis SP, kepada lintasmedan.com, Senin (25/1).

Yasir berharap kegiatan tambang ilegal yang beroperasi di pantai barat segera berhenti namun jika itu merupakan mata pencaharian masyarakat, pihaknya menghimbau untuk tidak menggunakan alat berat.

“Kan sektor wisata ini juga akan menggaet masyarakat sekitar untuk lapangan pekerjaan. Saya harap pemerintah dan penegak hukum bisa ambil sikap yang bijaksana untuk segera menghentikan itu,” pintanya.

Disebutkannya, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis juga sudah menyampaikan statement harus ditertibkan. Oleh pemda juga telah melayangkan surat baik ke provinsi maupun pusat untuk melakukan tindakan.

“Bupati juga dalam beberapa kesempatan menyampaikan, kerusakan alam itu akan memunculkan dampak negatif terhadap sektor pariwisata. Karena sudah pasti rusak,” tutupnya.(LMC-04)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey