Home / Sumut / Angkat Perekonomian, Pemkab Madina Kembangkan Aplikasi Digital Untuk Pelaku Usaha

Angkat Perekonomian, Pemkab Madina Kembangkan Aplikasi Digital Untuk Pelaku Usaha

Yuri Andri

Madina, 17/2 (LintasMedan) – Untuk meningkatkan perluasan akses keuangan dan mengangkat perekonomian daerah melalui Usaha Kecil Menengah (UKM), Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akan mengembangkan aplikasi pemasaran digital.

Program ini dinilai sangat signifikan untuk progresnya karena komoditas produk dan usaha unggulan di daerah, pemasarannya bisa diakses dalam satu aplikasi. Dan juga mempermudah para pelaku usaha.

“Kita akan kembangkan fasilitas UKM untuk pemasaran digital berbentuk aplikasi. Selain dapat mengakses produk – produk daerah, pembayaran juga nantinya dilakukan dengan digital untuk mempermudah pelaku – pelaku usaha,” kata Kepala Bagian Perekonomian Madina, Yuri Andri, Selasa (16/2).

Yuri mengatakan program ini mendapat dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankkan dan dari pemerintah daerah. “Harapan kita bisa terlaksana semaksimal mungkin untuk mengangkat perekonomian di masa pandemi ini,” ujarnya.

Kesempatan yang sama, Kasubbag Sarana Perekonomian, Penanaman Modal serta BUMD, Yanzahuddin Nasution, menjelaskan munculnya program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) ini juga berdasarkan penelitian Bank Indonesia (BI) mengenai komoditas produk dan usaha – usaha unggulan di Madina.

Ada 15 point menjadi sorotan yakni, pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan tangkap, perikanan budidaya, pertambangan pasir sungai, industri pengolahan, konstruksi, transfortasi, penyediaan akomodasi (warung), jasa penyewaan (rental), kontrakan, kesehatan dan kegiatan sosial, kesenian dan hiburan dan jasa lainnya.

Hal ini dinilai cukup toleran dengan kondisi masyarakat Madina. Namun ada beberapa kendala ditemukan di lapangan seperti dalam pemasaran, mutu dan permasalahan pendanaan.

“Kondisi ini telah direspon pihak pusat. Bersama perbankkan membuka beberapa alternatif ke arah pendanaan seperti kredit usaha rakyat dengan bunga yang sangat rendah,” sebut Yanza.

Kata Yanza, saat ini bagaimana meningkatkan daya saing, mutu, kuwantitas dan kualitas agar kondisi tersebut nantinya bisa membuat perekonomian berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang ada.

“Harapan kita sangat realistis. Kita berusaha dari nol dulu bagaimana memicu masyarakat lebih termotivasi dalam membuka usaha – usaha baru. Lebih terinovasi dan lebih kreatif,” tutupnya.(LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey