Home / Medan / Alumni UTS Berbagi Tips Berwirausaha kepada Pelajar Medan

Alumni UTS Berbagi Tips Berwirausaha kepada Pelajar Medan

image_pdfimage_print

Alumni University of Technology Sydney (UTS) Insearch Australia, Steven Tjan  (kiri) dan Stefani Sugiarto (kanan) berbagi tips kepada pelajar di Medan tentang bagaimana menjadi wirausaha yang sukses, sekaligus membantu mengatasi masalah ekonomi Indonesia ke depan yaitu soal kesempatan kerja, Senin (19/11). (Foto:LintasMedan/Irma)

Medan, 19/11 (LintasMedan) – Alumni University of Technology Sydney (UTS) Insearch Australia, Steven Tjan, berbagi tips kepada pelajar di Medan tentang bagaimana menjadi wirausaha yang sukses, sekaligus membantu mengatasi masalah ekonomi Indonesia ke depan yaitu soal kesempatan kerja.

“Untuk menjadi wirausahawan yang berhasil, anda harus memiliki minat tentang apa yang sedang dikerjakan,” katanya kepada pers di sela memperkenalkan sekilas tentang program-program studi UTS Insearch, di Medan, Senin.

Kiat lainnya, kata pria asal Kota Medan itu, wirausahawan muda harus terbuka terhadap ilmu pengetahuan, pengalaman serta fokus pada tujuan hidup mereka.

Steven menekankan pentingnya pendidikan dan pengalaman dalam mendorong seseorang untuk fokus terhadap tujuan hidup dan cita-cita.

“Saya selalu ingin menjadi pengusaha. Itu sudah ada dalam diri saya sejak di bangku SMA. Saya senang menciptakan hal baru dan memecahkan setiap persoalan,” ucap Managing Director Boga Group Jawa Timur itu.

Steven yang juga fokus menekuni bisnis makanan dan minuman, mengakui bahwa kemampuannya terlibat langsung dalam mengelola salah satu perusahaan rintisan berbasis teknologi (startup) saat ini tidak terlepas bekal pengetahuan selama menempuh studi jurusan bisnis (keuangan dan teknologi informatika) di UTS Insearch.

Dikatakannya, tantangan terbesar untuk menumbuhkan startup atau perusahaan rintisan atau perusahaan yang baru didirikan adalah menghasilkan laba atau profit.

Sementara, untuk dapat bertahan setiap bisnis ditantang harus senantiasa mampu menghasilkan profit secara berkelanjutan.

Karena itu, ia berpendapat lulusan SMA sederajat di Indonesia perlu dibekali pengetahuan dan pengalaman agar mereka kelak mampu mengkapitalisasikan peluang di era industri 4.0 maupun industri digital.

“Cari kesempatan untuk terus belajar dan imbangi dengan pengalaman profesional sebelum kalian memulai bisnis,” pesan Steven kapada kalangan pelajar SMA sederajat di Medan.

Khusus bagi kalangan generasi muda yang ingin menekuni dunia bisnis, ia menyarankan agar terlebih dahulu menyelesaikan studi hingga jenjang sarjana dan setelah itu bekerja untuk orang lain guna memperoleh pengalaman.

Pernyataan hampir senada juga diungkapkan Manajer Mitra Regional untuk UTS Insearch di Indonesia, Stefani Sugiarto.

“Bisnis adalah area yang dinamis untuk dipelajari karena dapat memperluas bidang karir setiap orang, baik di perusahaan berskala besar maupun menjadi bagian di bisnis digital startup yang inovatif,” ujarnya.

Ia menambahkan, program strata satu (S1) jurusan bisnis di UTS adalah salah satu program studi yang paling banyak diminati di salah satu perguruan tinggi di Australia tersebut.

UTS Insearch sebagai jalur perkuliahan menuju UTS, kata Stefani, merupakan jenjang program studi bisnis yang banyak diminati calon mahasiswa asal Indonesia.

Informasi yang dihimpun, pada 2017 terdapat sekitar 20.000 mahasiswa Indonesia yang belajar di Australia. (LMC-02)

About Lintas Medan

Leave a Reply

Kelvin Benjamin Jersey