Home / Bisnis / Pemprov Diingatkan Komitmennya Dukung Permodalan Bank Sumut

Pemprov Diingatkan Komitmennya Dukung Permodalan Bank Sumut

image_pdfimage_print

Gedung Bank Sumut di Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 4/1 (LintasMedan) – Kalangan legislator DPRD Sumatera Utara (Sumut) kembali mengingatkan sekaligus menagih komitmen gubernur setempat merealisasikan permodalan PT Bank Sumut guna menghadapi berbagai tantangan di tengah persaingan perbankan yang semakin ketat dan kompetitif.

“Gubernur (Sumut) harus menunjukkan keseriusannya dalam mendukung Bank Sumut agar bank tersebut benar-benar menjadi bank yang dominan dalam kinerja dan unggul dalam penguasaan pasar,” kata anggota Komisi C DPRD Sumut Muhri Fauzi kepada pers di Medan, Rabu.

Menurut dia, penambahan penyertaan modal diyakini akan menjadikan struktur permodalan bank tersebut menjadi lebih sehat dan memberikan tingkat kemampuan operasional terutama dalam ekspansi kredit menjadi lebih bersaing.

Program penambahan dana penyertaan modal pada bank milik Pemprov Sumut itu, lanjutnya, relevan untuk menggerakkan pertumbuhan perekonomian rakyat di daerah tersebut yang hingga saat ini diperkirakan masih sangat lamban.

Sebab, kata dia, penambahan penyertaan modal kepada Bank Sumut merupakan suatu kebijakan rasional dalam upaya meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan efektivitas pemanfaatan sumber daya yang ada dalam rangka peningkatan ekonomi daerah.

Melalui tambahan penyertaan modal kepada Bank Sumut, katanya, dipastikan realisasi penyaluran kredit kepada sektor usaha mikro, kecil dan menengah akan semakin meningkat dan pada akhirnya turut berperan meningkatkan kinerja pendapatan asli daerah.

“Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah ini tahun 2017, Pemprov Sumut melalui Bank Sumut perlu pula merealisasikan roadmap strategis pembangunan ekonomi rakyat,” ujar politisi Partai Demokrat itu.

Selain itu, ia juga meminta agar Pemprov Sumut mendorong percepatan pelaksanaan spin-off unit usaha syariah (UUS) yang selama ini bernaung di bawah Bank Sumut untuk segera bertransformasi menjadi Bank Umum Syariah atau BUS, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.

Rp24,268 miliar

Sebagaimana diinformasikan, dalam draf Rancangan Peraturan Daerah (ranperda) yang disampaikan pada rapat paripurna DPRD Sumut di Medan, sekitar akhir November 2016 disebutkan bahwa dana penyertaan modal sebanyak Rp 24,268 miliar.

Dalam draf itu, disebutkan penyertaan modal tersebut bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan Bank Sumut guna meningkatkan kinerja dalam menjalankan usaha.

Penambahan penyertaan modal tersebut bersumber dari penerusan dana hibah program dana keuangan mikro (Microfinance Innovation Fund/MIF) yang merupakan bagian dari program bantuan Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) untuk rekonstruksi dan rehabilitasi Aceh dan Kepulauan Nias.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Hasban Ritonga mengatakan, dana tersebut didapatkan dari ADB sebagai bantuan pascabencana gempa dan tsunami di Kepulauan Nias.

Dana itu akan ditempatkan sebagai penyertaan modal dari Pemprov Sumut kepada Bank Sumut untuk jasa pengembangan keuangan mikro. (LMC-02)

About Lintas Medan