Home / Bisnis / Jasa Pijat Banyak Diburu Usai Libur Panjang

Jasa Pijat Banyak Diburu Usai Libur Panjang

image_pdfimage_print

Foto: Ilustrasi

Medan, 29/6 (LintasMedan) – Penyedia jasa pijat dan refleksi di sejumlah kota di Indonesia, banyak diburu saat akhir pekan atau usai libur panjang seperti libur cuti Lebaran 2018.

Pasalnya, setelah lelah beraktivitas, banyak orang yang berburu tempat pijat untuk mengendurkan otot-ototnya.

Apalagi, bagi mereka yang mudik dengan berkendara sendiri dan melewati jalur yang panjang.

Meski tidak memasang strategi pemasaran khusus untuk menarik konsumen, rumah pijat selalu dipenuhi konsumen.

Ini menjadi salah satu faktor yang membuat penyedia jasa pijat dan refleksi tumbuh subur khususnya di wilayah perkotaan.

Di Jakarta, misalnya, padatnya aktivitas selama libur Lebaran rupanya memberi berkah untuk penyedia jasa pijat dan refleksi.

“Setelah berlibur dan kembali (arus balik), mereka baru merasa letih dan mencari tempat pijat agar badan kembali fit, ” kata Dharmawan Wijaya, pemilik salah satu usaha jasa refleksi.

Antusias konsumen tersebut mengerek jumlah kunjungan sampai 20 persen, bila dibandingkan hari-hari biasanya.

Dia memprediksikan, tingginya permintaan ini terjadi sampai satu minggu setelah Hari Raya Idul Fitri.

Rata-rata para pengunjung memilih layanan untuk pijat seluruh badan.

Agar tidak terjadi penumpukan konsumen, Dharmawan telah menyiapkan sejumlah terapis yang siap melayani konsumen.

Bila masih belum dapat memenuhi permintaan, dia mendatangkan ahli pijat dari luar yang disesuaikan dengan standar jasa usahanya.

Dikatakannya, selama Lebaran para penyedia jasa pijat menaikkan tarif dari harga normal karena kenaikan harga tersebut untuk memberikan kompensasi gaji untuk para terapis yang masuk selama libur Lebaran.

Meski ada kenaikan tarif, permintaan permintaan konsumen tetap meningkat. Kenaikan ini dirasakannya sejak hari pertama Lebaran dan diprediksi akan terus naik sampai dua minggu pasca perayaan Idul Fitri. (LMC-03/KC)

About Lintas Medan