Home / Luar Negeri / Cuaca Ekstrim di Irlandia dan Wilayah Inggris

Cuaca Ekstrim di Irlandia dan Wilayah Inggris

image_pdfimage_print

Para pengemudi yang berjuang di sepanjang Stockmans Lane yang banjir di Belfast setelah hujan lebat (Foto:lintasmedan/ist)

Belfast, 28/7 (LintasMedan) – Irlandia bagian Utara dilanda hujan deras menyebabkan banjir di sejumlah wilayah.

Badan Cuaca Britania Raya (Met Office), menyampaikan curah hujan di wilayah Belfast itu cukup tinggi selama hampir satu bulan.

Curah hujan sejak Juli tercatat sebesar 81.2 milimeter, sedangkan hari ini intensitas hujan mencapai angka 88.2 milimeter.

Dampaknya hujan deras pada Sabtu sore yang hanya berlangsung satu jam menjadikan di hampir seluruh wilayah itu tergenang air.

Kondisi itu jika terus terjadi dikhawatirkan turut berdampak pada kerusakan bangunan.

“Badai petir diperkirakan juga turut melanda,” katanya.

Meteorolog Sarah Kent mengatakan cuacar ekstrim di Irlandia Utara adalah sebagai akibat dari tekanan rendah, yang secara langsung berkaitan dengan gelombang panas baru-baru ini terjadi di wilayah Inggris.

Hujan deras terus berlanjut di wilayah barat serta sebagian Wales, kata Kantor Met.

“Ini terjadi karena cuaca yang berubah-ubah menggantikan hawa panas yang sebelumnya terjadi di Inggris selama berminggu-minggu,” kata Kent.

Pemukiman warga di Kota Moira yang dilanda banjir paska hujan deras. (Foto:lintasmedan/ist)

Inggris dilanda gelombang panas, yang membuat negara tersebut mengalami musim terkering dalam 42 tahun terakhir sejak 1961.

Namun cuaca panas hingga mencapai pertengahan 30-an di bagian selatan Inggris telah turun, bahkan di beberapa tempat hingga 10C.

“Tertinggi hari Sabtu diperkirakan mencapai puncaknya pada 24C di Inggris tengah dan selatan, 20C di Skotlandia, 19C di Wales dan hanya 18C di Irlandia Utara,” katanya.

Cuaca ekstrim disertai hujan dan angin juga terjadi di Wales dan Inggris Selatan sore hari.

Kent mengatakan pemerintah setempat telah memberi peringatan terutama untuk wisatawan agar menunda kunjungan ke wilayah itu karena cuaca ekstrim. (LMC/metro-UK)

About Lintas Medan