Home / Politik / Prabowo: Tidak Boleh Ada Orang Miskin di Indonesia

Prabowo: Tidak Boleh Ada Orang Miskin di Indonesia

image_pdfimage_print

Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) saling berpegangan tangan seusai mendaftarkan dirinya di gedung KPU, Jakarta, Jumat (10/8). (Foto: LintasMedan/ist)

Jakarta, 10/8 (LintasMedan) – Calon presiden Prabowo Subianto bertekad untuk menghapus angka kemiskinan di Indonesia dan siap membela kepentingan rakyat.

“Kami ingin berkuasa untuk mengabdi kepada rakyat Indonesia, kami ingin agar tidak ada orang lagi yang lapar di Indonesia, tidak boleh ada orang miskin di Indonesia, tidak boleh keadilan tidak sampai ke seluruh rakyat Indonesia. Saya kira itu tekad kami, hasrat kami, terima kasih KPU,” katanya seusai bersama calon wakil presiden Sandiaga Uno mendaftarkan diri di gedung kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Jumat.

Prabowo-Sandiaga datang ke gedung KPU didampingi para ketua umum partai pendukung, yaitu Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman, Ketum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan, Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (menggantikan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono).

Selanjutnya hadir juga Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Sekjen PKS Mustafa Kemal, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso.

Menurut Prabowo, pergantian pemerintahan dan pimpinan baik bupati, wali kota bahkan kepala desa hingga gubernur dan presiden harus berjalan aman, damai dan jujur.

“Apapun keputusan rakyat harus kita hormati karena itu dalam hal ini masa depan nasib bangsa berada di pundak KPU, KPU punya tugas sangat berat, KPU harus menjaga keadilan, kejujuran, kebersihan dari pemilu. Pemilihan melalui kotak suara adalah kedaulatan rakyat, jangan sekali-kali kita menghina hak rakyat, mencurangi hak rakyat, biar rakyat yang berdaulat dan menentukan nasib,” ucap Prabowo.

Demokrasi, menurut dia, merupakan satu-satunya sistem pemerintahan terbaik, mulai dari pergantian pemerintahan, pergantian pimpinan bupati, hingga presiden harus berjalan dengan aman, damai dan jujur.

Untuk itu, prabowo mengimbau kepada KPU menjaga keadilan, kejujuran dan kebersihan dari pemilu.

Prabowo mengaku hanya ingin berkuasa dengan izin rakyat Indonesia.

“Kami ingin berkuasa untuk mengabdi kepada rakyat Indonesia, kami ingin agar tidak ada orang lagi yang lapar di Indonesia, tidak boleh ada orang miskin di Indonesia, tidak boleh keadilan tidak sampai ke seluruh rakyat Indonesia. Saya kira itu tekad kami, hasrat kami, terima kasih KPU,” katanya. (LMC-03/KC)

About Lintas Medan

Leave a Reply